0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Mengawali pekan ini, bursa saham Hong Kong bergerak nyaris datar pada Senin (17/2/2025). Setelah mencetak lonjakan signifikan pekan lalu, para investor memilih untuk mengamankan keuntungan sambil menanti arah kebijakan baru dari Tiongkok.

Indeks Hang Seng terkoreksi tipis 0,05% ke posisi 22.616,23, sementara indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga melemah 0,08% ke level 8.323,67. Aksi profit taking ini terjadi setelah indeks menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Para pelaku pasar kini memantau dengan seksama pertemuan Presiden Xi Jinping dengan perusahaan swasta seperti Alibaba, Meituan, Xiaomi Corp, dan BYD Co., yang dianggap dapat memberi petunjuk arah kebijakan ekonomi ke depan.

🎥 Kepo dengan analisa teknikal, strategi harian, atau ingin belajar trading dari nol? Follow kami sekarang di YouTube, Instagram, atau linktr.ee/ewfprx buat dapetin insight eksklusif yang gak kamu temuin di tempat lain!

Dari sisi global, sentimen juga terbebani oleh kabar dari Amerika Serikat. Presiden Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah menyarankan bahwa batas waktu pelarangan TikTok bisa diperpanjang hingga 75 hari. Isu ini kembali memanaskan ketegangan antara Washington dan Beijing, menambah alasan kehati-hatian bagi investor.

Di sisi perdagangan berjangka, indeks Hang Seng kontrak bulan Februari 2025 berakhir turun tipis 0,15% ke posisi 22.637. Saham-saham teknologi seperti SCMP dan Kingsoft Corp menjadi pemberat utama indeks, masing-masing melemah 3,8% dan 2,9%.

🔗 Jangan cuma jadi penonton! Rasakan pengalaman jadi trader lewat simulasi gratis di DEMO EWF — platform edukatif yang bisa bantu kamu memahami pasar sebelum terjun sungguhan.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *