0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Harga saham di bursa Hong Kong mengalami pemulihan yang signifikan pada perdagangan Selasa (18/2/2025), didorong oleh komitmen pemerintah Tiongkok untuk mendukung sektor bisnis teknologi. Dengan memperkuat inovasi teknologi sebagai jalan ke depan, kebijakan ini memberi angin segar bagi para investor.

Indeks Hang Seng kembali mencatatkan lonjakan, mencapai posisi tertinggi dalam empat bulan terakhir. Hal ini terjadi setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping berjanji untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi pemilik bisnis dan memfasilitasi mereka dalam mengakses pasar global.

Namun, sentimen pasar sempat dibayangi oleh kabar dari AS. Presiden Donald Trump mengusulkan kemungkinan perpanjangan batas waktu 75 hari untuk melarang platform video pendek TikTok, yang dapat memengaruhi dinamika pasar global.

Pada akhir perdagangan, Indeks Hang Seng melambung 1,59% dan ditutup di level 22.976,81. Indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga mencatatkan penguatan 1,82%, ditutup pada 8.475,4. Untuk kontrak berjangka Hang Seng bulan Februari 2025, tercatat kenaikan 1,58%, berakhir di posisi 22.995.

📲 Mau belajar lebih banyak tentang analisis pasar dan strategi trading di sektor teknologi atau lainnya? Follow kami di Instagram, YouTube, atau kunjungi Linktree EWF untuk konten edukasi yang bermanfaat!

Secara sektoral, saham-saham teknologi menjadi primadona hari ini. Banyak investor berlomba-lomba memburu saham-saham besar yang mendukung penguatan Hang Seng, seperti Meituan (+1,5%), Tencent Holdings (+1,5%), Kuaishou Tech (+8,9%), Xiaomi Corp. (+6,2%), dan Laopu Gold (+4,8%).

🔗 Penasaran dengan cara trading saham dan komoditas? Coba simulasi trading gratis di DEMO EWF dan mulai perjalanan trading kamu sekarang!

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *