Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo jatuh tajam pada Jumat (28/2/2025), mencatatkan penurunan sebesar 1.100,67 poin atau sekitar 2,88 persen, sehingga ditutup di level 37.155,5. Indeks Topix juga mengalami penurunan signifikan, turun 1,98 persen ke posisi 2.682,09.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh pelemahan saham perusahaan semikonduktor, yang memimpin tekanan terhadap indeks. Saham Disco, perusahaan semikonduktor terkemuka, memimpin penurunan dengan terjun hingga 10,33 persen. Selain itu, saham Advantest juga mengalami penurunan tajam sebesar 8,78 persen.
Saham-saham lainnya yang turut mengalami penurunan signifikan termasuk Lasertec yang turun 7,15 persen, Screen Holdings yang anjlok 6,77 persen, serta Socionext dan Sumco yang masing-masing turun 6,35 persen dan 5,61 persen.
Sementara itu, nilai tukar dolar AS mengalami pelemahan sebesar 0,2 persen terhadap yen, yang kini berada di posisi 149,54 yen per dolar AS.
Perkembangan ini menunjukkan adanya ketidakpastian yang melanda sektor teknologi, terutama semikonduktor, yang merupakan sektor penting bagi ekonomi Jepang.
Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang pergerakan pasar atau mencoba trading di pasar yang penuh dinamika ini, cobalah simulasi trading dengan Demo EWF di Demo EWF.
Jangan lupa untuk mengikuti kami di sosial media kami untuk update lebih lanjut dan tips investasi lainnya!
