0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Harga emas mengalami pergerakan yang campuran pada hari Kamis (7/3), tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi global, meskipun pelemahan dolar AS memberikan dukungan yang moderat.

Harga emas spot ditutup sedikit lebih rendah, turun 0,27% menjadi $2.911,18 per ons. Di sisi lain, harga emas berjangka AS untuk kontrak bulan April mencatatkan sedikit kenaikan sebesar 0,02%, berakhir pada $2.926,6 per ons.

Harga emas sempat bergerak turun lebih dalam pada sesi pagi setelah imbal hasil obligasi global melonjak tajam. Imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun naik ke level tertinggi dalam 16 bulan, sementara imbal hasil obligasi JGB Jepang 10 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 15 tahun. Selain itu, pernyataan agresif dari Bank Sentral Eropa (ECB) setelah pertemuan mereka pada Kamis memberikan tekanan lebih lanjut terhadap logam mulia, dengan ECB menyatakan bahwa suku bunga mereka “akan menjadi jauh lebih longgar.”

Namun, harga emas berjangka AS mulai pulih dari kerugian awal dan mencatatkan sedikit kenaikan. Pelemahan dolar AS yang mencapai level terendah dalam empat bulan terakhir memberikan angin segar bagi logam mulia, yang sering dianggap sebagai aset safe haven. Selain itu, aksi jual saham yang terjadi pada hari Kamis juga mendorong permintaan untuk emas sebagai tempat penyimpanan nilai.

Permintaan logam mulia sebagai tempat penyimpanan nilai tetap kuat, terutama setelah tarif impor AS mulai berlaku pada hari Selasa terhadap Kanada, Tiongkok, dan Meksiko, yang kemudian dibalas dengan tarif oleh Kanada dan Tiongkok terhadap barang-barang AS.

Malam ini, pasar akan mencermati data Non-Farm Payrolls AS untuk Februari, yang diperkirakan naik sebesar +160.000, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap pada 4,0%. Selain itu, pendapatan per jam rata-rata diperkirakan tetap tidak berubah dari Januari, yakni +4,1% secara tahunan.

Proyeksi Harga Emas Selanjutnya

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga emas ke depannya akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS. Jika dolar terus melemah, maka harga emas berpotensi untuk menguat. Namun, jika data tenaga kerja AS yang akan dirilis nanti menunjukkan hasil yang lebih kuat, dengan peningkatan lapangan kerja dan kenaikan dolar, harga emas bisa tertekan.

Untuk perdagangan berikutnya, harga emas berjangka AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support di $2.905-$2.882. Namun, jika harga bergerak naik, maka kisaran Resistance akan berada di level $2.943-$2.958.

Cobalah peruntungan Anda dalam pasar! Segera coba DEMO EWF dan uji kemampuan Anda dalam mengelola strategi trading. Jangan lewatkan kesempatan untuk memahami lebih dalam dinamika pasar.

Untuk update lebih lanjut tentang pasar dan strategi trading, kunjungi sosial media kami di Instagram EWF, YouTube EWF, dan LinkTree EWF.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *