Bursa saham Hong Kong kembali menunjukkan performa impresif. Pada perdagangan Rabu (19/3/2025), indeks Hang Seng memperpanjang penguatannya dan ditutup di level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini sebagian besar digerakkan oleh reli saham sektor keuangan, meski investor tetap berhati-hati menjelang keputusan penting dari bank sentral Amerika Serikat.
Indeks Hang Seng ditutup naik tipis 0,12% ke posisi 24.771,14, sementara indeks China Enterprises (HSCE) justru terkoreksi 0,15% ke level 9.163,67. Di sisi lain, Hang Seng berjangka Maret 2025 sedikit terkoreksi 0,25% dan berakhir di posisi 24.734, menunjukkan pasar masih dibayangi sentimen kehati-hatian.
π― Untuk kamu yang ingin terus update dengan strategi trading dan info pasar harian, yuk ikuti sosial media kami:
Linktree EWF | YouTube @ewfprx | Instagram @equityworld_praxis.official
Kondisi ini terjadi menjelang pertemuan Federal Reserve AS, di mana pelaku pasar menantikan petunjuk arah suku bunga selanjutnya. Di Tiongkok, Peopleβs Bank of China (PBoC) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pinjaman utama (LPR) di rekor terendah pada tinjauan bulanannya, yang akan dirilis hari Kamis.
Sejumlah saham unggulan ikut menopang pergerakan indeks Hang Seng, seperti:
-
Budweiser Brewing melonjak 6,8%
-
Hansoh Pharmaceutical naik 6,3%
-
Innovent Biologics menguat 2,6%
-
Xiaomi Co turut menguat sebesar 0,59%
π Ingin tahu bagaimana potensi saham dan indeks seperti Hang Seng bisa dimanfaatkan dalam trading harian?
π» Langsung coba simulasi trading tanpa risiko di platform resmi kami. Siapapun bisa belajar jadi trader handal!
π DEMO EWF – Klik di sini untuk mulai
