Indeks Hang Seng berhasil menguat sebelum libur Paskah, mencatatkan kenaikan 1,6% di level 21.395,14. Sementara itu, Indeks Saham Cina Enterprise (HSCE) juga menunjukkan pergerakan positif, naik 1,5% menjadi 7.894,44, dan Hang Seng Futures April 2025 menguat 0,93% ke level 21.426.
Pergerakan positif ini didorong oleh ekspektasi pasar terhadap langkah-langkah stimulus baru dari Tiongkok untuk mendongkrak permintaan domestik, di tengah tekanan dari tantangan eksternal. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi ekonomi Tiongkok yang sedang berusaha pulih dari dampak global yang lebih luas.
Namun, pasar global juga menghadapi tekanan. Wall Street pada awal pekan ini merespons ketegangan baru terkait ancaman dari Tiongkok serta permasalahan yang dihadapi oleh Ketua Federal Reserve (Fed) AS.
Di sisi lain, harga minyak mentah WTI anjlok ke level $63 akibat meredanya ketegangan antara AS dan Iran, yang diperkirakan dapat meningkatkan pasokan global dan memberikan dampak negatif pada sektor energi.
Perkiraan Teknikal Hang Seng:
Menurut analis Vibiz Research Center, secara teknikal, indeks Hang Seng berpotensi mengalami pelemahan. Pada awal sesi, indeks dapat turun menuju level 21.250. Jika tekanan jual berlanjut, maka indeks berpotensi meluncur lebih jauh menuju posisi S1 hingga S2.
Namun, jika pasar mampu berbalik arah dan menguat, indeks Hang Seng dapat kembali menguji level 21.410, dan jika tembus, potensi kenaikan dapat menuju R1 hingga R2.
Update Pasar Lebih Lanjut?
Untuk mengetahui lebih banyak tentang peluang trading dan update pasar, kunjungi Linktree kami, atau ikuti kami di Instagram dan YouTube.
Mulai Trading dengan DEMO EWF Sekarang!
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba trading dengan DEMO EWF dan rasakan pengalaman trading tanpa risiko.
