Memasuki awal pekan, harga perak (XAG/USD) kembali menarik minat beli setelah menyentuh level tertinggi intraday di kisaran $32,80 saat sesi Asia, Senin (pekan ini). Meski demikian, logam mulia berwarna putih ini masih tertahan di bawah $33,00, level tertinggi dua pekan terakhir yang tercapai Kamis lalu, sehingga trader bullish disarankan tetap waspada.
Perak bukan sekadar aset safe haven, tapi juga logam industri penting, digunakan luas dalam sektor elektronik dan energi surya berkat konduktivitas listriknya yang paling tinggi di antara semua logam, bahkan melebihi tembaga dan emas. Maka, naik turunnya permintaan dari negara industri besar seperti Amerika Serikat, China, dan India bisa langsung mempengaruhi harga.
π² Butuh insight harian seperti ini?
Follow sosial media kami di:
Instagram @equityworld_praxis.official
atau kunjungi semua platform kami lewat Linktree EWF
Secara historis, pergerakan harga perak cenderung mengikuti arah harga emas. Hubungan ini sering dianalisis melalui rasio Gold/Silverβjumlah ons perak yang dibutuhkan untuk menyamai nilai satu ons emas. Ketika rasio ini tinggi, investor bisa menilai bahwa perak masih undervalued dan memiliki potensi upside yang besar.
π― Ingin tahu bagaimana cara memanfaatkan peluang ini dalam trading?
Langsung coba platform DEMO TRADING GRATIS EWF sekarang di:
π https://demo.ew-futures.com/
Belajar strategi, tanpa risiko, dengan data pasar nyata!
