Harga emas global mengalami penurunan tajam hingga 3% pada perdagangan Senin (12/5/2025), menyentuh posisi terendah sejak awal Mei. Ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Tiongkok secara resmi menyepakati pemangkasan tarif timbal balik, yang langsung menguatkan dolar dan mengikis minat pasar terhadap logam mulia sebagai aset safe haven.
Mengutip Reuters, harga emas spot turun ke level US$3.224,34 per ounce, sedangkan emas berjangka AS terperosok lebih dalam, melemah 3,5% ke US$3.228,10 per ounce.
π² Ingin tahu lebih banyak soal pergerakan harga emas, tren pasar global, dan strategi trading yang cuan? Ikuti kami di sosial media! Kunjungi Instagram resmi EWF, atau dapatkan analisa harian di YouTube @ewfprx, dan akses lengkap semua kanal kami melalui Linktree ini!
Menurut Giovanni Staunovo, analis UBS, penurunan ini tak lepas dari meredanya ketegangan antara dua raksasa ekonomi dunia. βKesepakatan pengurangan tarif selama 90 hari menurunkan minat pasar terhadap emas,β ujarnya. Meski begitu, ia menambahkan bahwa ketidakpastian jangka menengah tetap ada, termasuk kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral jika pertumbuhan global masih tertekan.
Dalam pernyataan resmi, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi bahwa setelah pertemuan bilateral di Jenewa, Swiss, kedua negara sepakat untuk menunda kebijakan tarif selama 90 hari. Tarif atas produk elektronik pun akan dikurangi hingga 115%, memberi angin segar bagi pelaku industri, namun melemahkan permintaan terhadap aset perlindungan seperti emas.
Jigar Trivedi, analis komoditas dari Reliance Securities, memperkirakan bahwa logam kuning ini masih bisa turun ke level US$3.200 per ounce dalam waktu dekat, terlebih jika dolar AS terus menguat dan tensi geopolitik mereda.
π‘ Mau tahu cara membaca peluang di pasar komoditas dan uji strategi Anda langsung di market? Gunakan platform simulasi DEMO EWF β GRATIS dan tanpa risiko! Klik di sini untuk mulai: π https://demo.ew-futures.com/
