Sentimen pasar uang global saat ini masih mencerminkan pandangan bahwa Federal Reserve (The Fed) bersikap restriktif. Namun, ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter mulai menguat, seiring kontrak berjangka suku bunga federal Desember 2025 yang kini memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 52 basis poin.
Estimasi tersebut mendekati skenario dua kali pemangkasan suku bunga seperti yang diproyeksikan oleh para pejabat The Fed dalam pertemuan Desember 2024, dan diperkuat lagi oleh Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) pada bulan Maret lalu. Artinya, pasar mulai melihat sinyal bahwa bank sentral bisa saja melunak jika kondisi ekonomi mengarah ke pelambatan yang lebih dalam.
📉 Penasaran bagaimana kebijakan The Fed bisa menggerakkan harga emas, indeks saham, hingga forex? Ikuti insight harian kami melalui Instagram @equityworld_praxis.official, atau akses seluruh konten eksklusif kami lewat Linktree ini. Jangan lupa juga subscribe ke YouTube @ewfprx untuk update analisa pasar!
Untuk pekan ini, perhatian para pelaku pasar tertuju pada rilis Indeks Harga Produsen (IHP) dan Penjualan Ritel AS, yang akan memberikan sinyal lanjutan apakah tekanan inflasi masih tinggi atau mulai melandai. Jika data menunjukkan pelemahan, ini bisa menguatkan harapan pelonggaran kebijakan The Fed di paruh kedua 2025.
🎯 Ingin tahu cara membaca dampak data ekonomi makro terhadap pasar finansial? Latih kepekaan pasar Anda tanpa risiko dengan mencoba platform simulasi DEMO EWF kami. Gratis, praktis, dan cocok untuk semua level trader! Klik untuk mulai sekarang 👉 https://demo.ew-futures.com/
