0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

Awal pekan ini dibuka dengan nada suram di pasar saham Asia-Pasifik. Pada Senin, 19 Mei 2025, mayoritas indeks utama di kawasan ini melemah, seiring kekhawatiran investor terhadap sejumlah rilis data ekonomi yang dinantikan serta tekanan tambahan dari penurunan peringkat utang Amerika Serikat oleh lembaga pemeringkat Moody’s.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 mencatat penurunan sebesar 0,54% pada sesi awal perdagangan, sementara indeks Topix juga turun 0,36%. Ketidakpastian turut merambat ke pasar Korea Selatan, dengan Kospi melemah 0,47%, dan Kosdaq, yang lebih sensitif karena didominasi saham berkapitalisasi kecil, tertekan hingga 0,77%.

Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik kembali menunjukkan pelemahan di awal pekan. Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia dibuka turun tipis sebesar 0,15% pada Senin pagi (19/5/2025). Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di posisi 23.270, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 23.345,05, mencerminkan sentimen hati-hati investor menjelang sejumlah agenda ekonomi penting.

Minggu ini menjadi krusial bagi para pelaku pasar dengan berbagai data ekonomi yang akan dirilis. China dijadwalkan meluncurkan data harga rumah dan produksi industri bulan April, sementara Thailand akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama hari ini. Selain itu, Bank Sentral Australia (RBA) juga memulai rapat kebijakan selama dua hari, yang bisa menjadi sinyal arah suku bunga berikutnya.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *