0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

Perdagangan pada Rabu (21 Mei 2025) ditutup manis oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 0,67%, didorong oleh aliran modal asing dengan nilai net buy mencapai Rp993 miliar. Saham-saham unggulan yang paling banyak diburu asing antara lain BBCA, ANTM, BBRI, BMRI, dan GOTO.

Namun, di balik euforia lokal, sentimen global tampak kurang mendukung. Bursa Wall Street justru melemah tajam akibat lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang memicu kekhawatiran soal defisit anggaran. Dow Jones ambles 1,91%, S&P 500 terkoreksi 1,61%, dan Nasdaq turun 1,41%. Kenaikan yield obligasi 30 tahun AS yang menyentuh 5,09% menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2023. Hal ini dipicu kekhawatiran terhadap RUU anggaran baru yang dikhawatirkan memperburuk posisi fiskal AS.

Saham-saham besar ikut terpukul. Target jatuh 5,2% usai memangkas proyeksi penjualan, sedangkan UnitedHealth turun 5,8% setelah penurunan peringkat dari HSBC. Raksasa teknologi seperti Apple dan Amazon juga ikut tertekan.

📢 Ingin tetap up-to-date soal kondisi pasar global dan lokal, serta mendapatkan analisa saham pilihan setiap hari? Yuk, pantau terus insight kami di Instagram EWF, atau tonton analisa teknikal mingguan di YouTube EWFPRX, dan akses semua kanal lewat linktr.ee/ewfprx. Pastikan kamu gak ketinggalan peluang!

Di Asia, bursa mencatat pergerakan variatif. Jepang mengalami tekanan dengan Nikkei 225 turun 0,61% dan Topix melemah 0,22%. Sementara Kospi naik 0,91%, dan Kosdaq melonjak 1,13%. Indeks Hang Seng, CSI 300 China, dan Taiex Taiwan juga kompak naik. Pasar mencermati data ekonomi baru, termasuk perlambatan ekspor Jepang akibat kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur pada 20-21 Mei 2025 memutuskan menurunkan suku bunga acuan BI-rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%, memberikan angin segar bagi pelaku pasar.

Dalam riset terbaru BNI Sekuritas (22 Mei), Fanny Suherman, CFP menyebutkan IHSG berpotensi terkoreksi jika gagal menembus resistance 7170. Level support berada di 7040-7070, dengan resistance di 7170-7230.

Saham Pilihan (Trading Idea Hari Ini):

  • BKSL – Spec Buy: Area beli 102-103, cutloss < 100, target 105-107

  • BFIN – Spec Buy: Area beli 900-915, cutloss < 880, target 940-960

  • NCKL – Spec Buy: Area beli 670-690, cutloss < 660, target 720-735

  • DKFT – Spec Buy: Area beli 360, cutloss < 350, target 376-386

  • MDKA – Spec Buy: Area beli 2010-2030, cutloss < 1940, target 2100-2130

  • PGAS – Spec Buy: Area beli 1725-1735, cutloss < 1715, target 1760-1770


📊 Masih ragu ambil posisi di pasar nyata? Uji strategi kamu dulu di DEMO EWF – platform simulasi trading gratis dari kami! Pelajari ritme pasar tanpa risiko, dan temukan gaya trading yang cocok untukmu.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *