Indeks Nikkei kembali mencatatkan penguatan dalam penutupan sesi sebelumnya, naik 0,51% dan mengakhiri perdagangan di level 37.724. Tak hanya Nikkei, indeks Topix juga mengalami kenaikan sebesar 0,64% ke level 2.769. Namun demikian, untuk kontrak berjangka Nikkei bulan Juni 2025 justru tercatat melemah 0,61% ke posisi 37.820.
Kenaikan ini menjadi sesi ketiga berturut-turut bagi Nikkei, didorong oleh pelemahan yen yang membuat aset-aset Jepang lebih menarik di mata investor asing. Sentimen global juga turut mendukung: Wall Street mencatat lonjakan besar di semua indeks utamanya setelah kabar bahwa Uni Eropa akan menunda pengenaan tarif impor sebesar 50%.
Sementara itu, harga minyak mentah WTI mengalami penurunan 0,73% ke level $61,14 per barel, seiring laporan bahwa OPEC+ tengah mempertimbangkan peningkatan produksi mulai Juli.
📲 Ingin selalu up-to-date dengan analisis pasar dan insight trading lainnya? Ikuti kami di sosial media untuk info harian dan edukasi trading yang bermanfaat: linktr.ee/ewfprx, YouTube EWF Praxis, atau Instagram Resmi kami.
Secara teknikal, analis Vibiz Research Center melihat potensi penguatan lanjutan untuk indeks Nikkei berjangka hari ini. Di awal sesi, indeks diperkirakan dapat menanjak ke posisi 37.890. Jika level ini berhasil ditembus, target kenaikan berikutnya berada di area resistance R1 hingga R3.
Namun, jika terjadi pembalikan arah, indeks berpotensi melemah ke level 37.610. Jika tekanan jual berlanjut, pelemahan bisa berlanjut menuju level support S1 hingga S2.
🎯 Tertarik menguji strategi Anda tanpa risiko? Kunjungi platform simulasi trading kami di DEMO EWF dan mulai belajar dari pasar secara langsung!
