Pasar saham Jepang kembali menunjukkan performa kuat. Indeks Nikkei menguat signifikan pada penutupan sebelumnya, naik 0,92% dan ditutup di level 38.089, posisi tertinggi dalam lebih dari sepekan. Indeks Topix turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,58% ke posisi 2.785, sementara Nikkei berjangka bulan Juni 2025 tercatat naik 0,90% ke level 38.110.
Penguatan ini dipicu oleh sentimen positif global, termasuk kabar bahwa pemerintah Tiongkok telah memberikan izin sementara ekspor tanah jarang, serta dilanjutkannya pengiriman jet komersial Boeing ke Tiongkok. Dua perkembangan ini memberi sinyal pemulihan hubungan ekonomi antara dua kekuatan besar dunia, yang langsung mendapat respons positif dari pelaku pasar.
📢 Dapatkan update harian, analisa teknikal, dan insight pasar saham global langsung dari tim riset kami! Ikuti media sosial EWF di Linktree EWF, YouTube EWF PRX, atau Instagram Resmi EWF untuk informasi yang lebih dalam dan praktis!
Di sisi lain, bursa saham Wall Street semalam ditutup mixed seiring investor menanti hasil pertemuan penting AS-Tiongkok di London. Nasdaq bahkan mencetak level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Harga minyak mentah WTI juga ikut terdongkrak, menyentuh level tertinggi dalam sepekan karena ekspektasi hasil positif dari perundingan antarnegara tersebut.
Secara teknikal, analis dari Vibiz Research Center melihat peluang penguatan lanjutan pada indeks Nikkei berjangka hari ini. Di awal sesi, indeks berpotensi naik menuju 38.130, dan jika berhasil menembus, bisa lanjut ke resistance R1 hingga R3. Namun perlu diwaspadai, penguatan ini bisa tertahan oleh pergerakan Yen Jepang yang cenderung menguat terhadap Dolar AS. Jika harga berbalik arah, indeks bisa terkoreksi ke 37.940, lalu melanjutkan penurunan ke support S1 hingga S2.
💹 Ingin mencoba trading Nikkei tanpa risiko? Simulasikan strategi Anda dengan akun demo kami di DEMO EWF – platform edukatif untuk mengenal dinamika pasar dengan lebih aman dan efektif. Yuk mulai sekarang!
