Indeks Hang Seng berhasil mencatatkan rebound solid di akhir pekan lalu, menguat 1,3% dan ditutup di level 23.530,48. Kenaikan ini sekaligus memutus tren penurunan dalam dua pekan terakhir.
Tak hanya itu, indeks saham China Enterprise (HSCE) juga naik 1,4% ke posisi 8.527,07, dan kontrak Hang Seng berjangka bulan Juni 2025 melonjak 1,56% ke 23.521.
Kenaikan ini didorong oleh optimisme pasar menyusul keputusan Peopleβs Bank of China (PBOC) dan bank sentral Hong Kong yang mempertahankan suku bunga acuan, memberikan sinyal stabilitas kebijakan moneter di kawasan.
Namun, situasi global masih cukup rapuh. Wall Street melemah akhir pekan lalu karena:
-
Ketidakpastian seputar pemangkasan suku bunga The Fed bulan Juli
-
Meningkatnya ketegangan geopolitik akibat rencana AS menyerang fasilitas nuklir Iran
Dampaknya, harga minyak mentah jenis WTI diprediksi akan melonjak tajam, menjadi tekanan tambahan bagi bursa Asia termasuk Hang Seng.
π’ Mau pantau lebih banyak update pasar, peluang trading, dan edukasi harian dari para analis kami?
Langsung saja cek kanal kami:
π Instagram @equityworld_praxis.official
πΊ YouTube @ewfprx
π atau kunjungi langsung linktr.ee/ewfprx untuk akses lengkap!
Dari sisi teknikal, analis Vibiz Research Center memperkirakan Hang Seng berpotensi alami koreksi di awal sesi hari ini.
Berikut level-level yang patut dicermati:
-
Potensi pelemahan awal sesi: 23.360
Jika terus turun, bisa lanjut ke support S1 hingga S2 -
Potensi rebound: 23.410
Jika menembus level ini, terbuka peluang naik ke resisten R1 hingga R2
π― Siap uji strategi trading tanpa risiko?
Coba platform simulasi kami di DEMO EWF β tempat terbaik mengasah kemampuan membaca pasar sebelum masuk ke live trading!
