Pasar saham Asia kembali bergairah! Pada perdagangan hari ini, bursa-bursa utama di kawasan Asia mengalami penguatan signifikan. Optimisme muncul seiring harapan tercapainya kesepakatan dagang antara AS-China dan sinyal pemangkasan suku bunga oleh The Fed setelah rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat.
π Data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama AS menunjukkan kontraksi sebesar 0,5% secara kuartalan β mencerminkan turunnya daya beli konsumen. Hal ini memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat guna menstimulasi pertumbuhan ekonomi.
π² Biar makin update soal kondisi pasar dunia, strategi investasi, dan berita ekonomi terkini, yuk ikuti kami di media sosial!
π AS-China Mencoba Capai Titik Temu
Dalam perkembangan positif lainnya, hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China menunjukkan kemajuan. Kedua negara disebut mulai menyepakati kerangka kerja baru, termasuk penyederhanaan ekspor dan pencabutan sejumlah pembatasan.
Namun, dinamika masih belum sepenuhnya stabil. Presiden AS Donald Trump menambah ketidakpastian dengan menyuarakan kritik terhadap pajak layanan digitalβisu yang dapat memperkeruh negosiasi tarif dan menimbulkan kebingungan arah kebijakan.
Sementara itu, dari sisi ekonomi China, Biro Statistik Nasional merilis data terbaru indeks manufaktur yang sedikit pulih ke angka 49,7 pada Juni 2025, naik dari 49,5 di bulan sebelumnya. Meski masih berada di zona kontraksi (di bawah 50), tren ini dianggap sebagai sinyal positif oleh pelaku pasar.
π― Ingin tahu bagaimana cara memanfaatkan momentum pasar seperti ini? Coba langsung strategi Anda melalui platform simulasi trading kami secara GRATIS!
π Klik di sini untuk mulai β DEMO EWF
Latihan trading tanpa risiko, langsung dalam kondisi pasar real-time. Wajib dicoba bagi trader pemula maupun berpengalaman!
Pantau terus berita pasar dunia bersama kami dan pastikan strategi investasi Anda selalu selangkah di depan! ππΌ
