Pasar saham Jepang kembali ditutup di zona merah pada sesi perdagangan sebelumnya. Indeks Nikkei melemah 0,56% dan berakhir di level 39.762, mencerminkan sentimen investor yang masih tertekan oleh ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, indeks Topix juga turut terkoreksi tipis sebesar 0,21% ke posisi 2.826.
Untuk kontrak berjangka bulan September 2025, Nikkei Futures mencatat penurunan sebesar 0,25%, turun ke posisi 397.900. Tekanan jual yang terus berlanjut ini sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran atas ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang berencana memberlakukan tarif baru terhadap Jepang. Padahal, otoritas Jepang telah memberi sinyal akan melanjutkan negosiasi untuk mengamankan kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat.
📱 Ingin terus update pergerakan pasar, tips trading, hingga insight harian dari para analis kami?
Kamu bisa pantau semuanya lewat media sosial resmi kami! Kunjungi YouTube, Instagram, atau langsung klik link ini untuk akses cepat ke semua platform kami.
Meskipun pasar Jepang dalam tekanan, sebagian besar saham di Wall Street justru menguat. Indeks S&P500 bahkan berhasil mencetak rekor tertinggi setelah adanya kesepakatan perdagangan antara AS dan Vietnam, yang mendorong sentimen positif di kawasan Asia secara lebih luas.
🎯 Ingin mencoba analisa dan strategi trading tanpa risiko?
Segera akses platform simulasi kami dan rasakan sendiri pengalaman trading profesional melalui 👉 DEMO EWF
