Indeks saham utama Jepang memulai pekan ini dengan nada negatif. Indeks Nikkei pada penutupan sebelumnya tercatat anjlok 0,56% ke level 39.587,68, seiring meningkatnya ketidakpastian dari arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Sementara itu, indeks Topix ikut turun 0,57% ke posisi 2.811, dan kontrak berjangka Nikkei untuk bulan September 2025 melemah 0,58% menjadi 39.540.
Penurunan ini dipicu oleh pernyataan para pejabat AS yang mengisyaratkan penundaan tarif dagang yang sebelumnya direncanakan, namun tanpa kejelasan mengenai kapan dan bagaimana tarif itu akan diterapkan. Minimnya detail membuat investor mengambil posisi defensif, yang berdampak langsung pada pasar saham Jepang.
📢 Dapatkan kabar terbaru, analisa teknikal, dan peluang trading setiap hari di media sosial kami! Jangan sampai ketinggalan insight penting:
Instagram: @equityworld_praxis.official
YouTube: @ewfprx
Selengkapnya di Linktree kami
Dari sisi global, Wall Street juga mengalami tekanan dengan aksi ambil untung yang menyapu bersih semua indeks utamanya ke zona merah. Tekanan dari arah kebijakan Washington terus menjadi penggerak utama pasar global, dan Jepang pun tidak lepas dari dampaknya.
📈 Ingin tahu bagaimana rasanya trading indeks seperti Nikkei secara langsung? Coba sekarang juga di platform simulasi kami DEMO EWF. Gratis, interaktif, dan cocok untuk pemula maupun yang ingin mengasah strategi! Klik link dan mulai simulasi trading Anda hari ini!
