Indeks Nikkei Tertekan Spekulasi Pajak, Wall Street Jadi Penopang Sentimen Positif
Indeks saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (17/7/2025), seiring munculnya spekulasi kebijakan fiskal baru dari pemerintah Negeri Sakura. Potensi penghapusan atau pengurangan pajak penjualan menjadi topik hangat yang mengguncang pasar.
Pada penutupan sesi sebelumnya, indeks Nikkei 225 melemah tipis sebesar 0,04% dan berakhir di level 39.663. Sementara itu, indeks Topix turun 0,21% ke posisi 2.819, dan kontrak berjangka Nikkei untuk bulan September 2025 ikut terkoreksi sebesar 0,18% menjadi 39.590.
📢 Ingin mendapatkan analisis pasar saham Jepang, tips trading, dan berita terkini lainnya? Jangan lupa untuk follow akun media sosial kami di Instagram EWF Praxis, YouTube EWF PRX, atau akses semua tautan melalui Linktree kami untuk informasi yang lebih lengkap!
Pergerakan fluktuatif Nikkei kali ini tak lepas dari kekhawatiran pelaku pasar terhadap arah kebijakan fiskal Jepang, khususnya wacana penghapusan pajak penjualan yang bisa berdampak besar pada proyeksi pendapatan negara. Namun demikian, kabar positif datang dari pasar global: indeks saham Wall Street menguat setelah isu pemecatan Ketua The Fed Jerome Powell oleh mantan Presiden Donald Trump resmi dibantah.
🎯 Tertarik merasakan pengalaman trading indeks Nikkei, forex, dan komoditas tanpa risiko kerugian? Yuk, coba sekarang di DEMO EWF — platform simulasi trading gratis dari Equityworld Futures!
