Harga emas bergerak stabil di sesi Asia, dengan fokus utama pasar tertuju pada serangkaian data tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut dinilai dapat memberikan petunjuk penting mengenai seberapa agresif siklus pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Sepanjang pekan ini, emas diperdagangkan dalam rentang sempit di sekitar level psikologis $2,500 per ounce.
👉 Ketahui lebih lanjut produk dan profil perusahaan melalui website resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya: https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis
Pada Rabu, harga emas sempat menguat tipis setelah laporan terbaru menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan di AS pada Juli turun ke level terendah sejak awal 2021. Data tersebut memperkuat tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja, sekaligus meningkatkan ekspektasi terhadap potensi pemangkasan suku bunga yang lebih tajam. Kondisi seperti ini umumnya mendukung emas, mengingat logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga.
👉 Ikuti seluruh kanal media sosial perusahaan melalui Linktree resmi: https://linktr.ee/ewfprx
Laporan nonfarm payrolls AS yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat menjadi perhatian utama berikutnya. Data sebelumnya—yang menjadi salah satu yang terlemah sejak masa pandemi—memicu gejolak di pasar global pada Agustus lalu. Kala itu, tekanan margin call memaksa sebagian trader melepas emas, turut menekan harga logam mulia tersebut.
👉 Coba fitur trading perusahaan secara langsung melalui akun demo resmi: https://demo.ew-futures.com/login
Sepanjang tahun ini, emas telah melonjak lebih dari 20%. Kenaikan tersebut ditopang oleh semakin kuatnya optimisme bahwa The Fed akan segera beralih ke kebijakan moneter yang lebih longgar. Selain itu, pembelian emas melalui mekanisme over-the-counter serta tingginya permintaan aset aman akibat konflik di Timur Tengah dan Ukraina turut memperkuat reli emas.
👉 Untuk berita dan analisis terbaru setiap hari, kunjungi portal news resmi: https://www.newsmaker.id/index.php/en/
Pada perdagangan Rabu pagi waktu Singapura, spot gold bergerak stabil di $2,495.98, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi $2,531.75 pada Agustus. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun tipis 0,1% setelah melemah 0,3% di sesi sebelumnya. Pergerakan logam mulia lainnya—perak, palladium, dan platinum—juga tampak cenderung stabil tanpa perubahan signifikan.
👉 Dapatkan update pasar harian dan edukasi trading melalui Instagram resmi perusahaan: https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official
