0 0
Read Time:54 Second

Harga minyak menguat sekitar 1% pada hari Senin, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam sepanjang minggu lalu. Brent crude naik 67 sen atau 0,94% menjadi $71,73 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 68 sen atau 1% menjadi $68,35 per barel.

Brent crude sebelumnya jatuh dalam enam sesi perdagangan berturut-turut, merosot lebih dari 11% atau hampir $9 per barel, hingga mencatat penutupan terendah sejak Desember 2021 pada hari Jumat. Analis menilai kenaikan pada hari Senin sebagian dipicu oleh spekulasi terkait badai yang mendekati Teluk AS.

Pusat Badai Nasional AS (National Hurricane Center) memperingatkan bahwa sistem cuaca di bagian barat daya Teluk Meksiko diperkirakan akan menjadi badai sebelum mencapai pesisir barat laut Teluk AS. Wilayah Teluk AS menyumbang sekitar 60% kapasitas kilang minyak AS, sehingga potensi gangguan produksi dan pengolahan minyak menjadi sorotan pasar.

Sentimen pasar menunjukkan bahwa faktor cuaca tetap menjadi penggerak utama volatilitas harga minyak dalam jangka pendek, terutama setelah harga crude mencatat penurunan mingguan terbesar dalam 11 bulan sebelumnya. Investor kini memantau perkembangan badai tersebut untuk menilai dampaknya terhadap pasokan minyak dan kapasitas penyulingan di AS.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *