Harga perak naik mendekati $31 per ons, mencapai level tertinggi dua bulan terakhir, didorong oleh ekspektasi meningkat bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan pemangkasan suku bunga lebih agresif pada pertemuan kebijakan pekan ini. Pasar saat ini memproyeksikan 67% peluang pemangkasan 50 basis poin pada Rabu ini, naik dari 25% sebulan lalu, sementara peluang pemangkasan 25 bps diperkirakan 33%, menurut CME FedWatch Tool.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang lebih besar muncul setelah tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja AS, meskipun data inflasi utama sebelumnya menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang aset non-yielding seperti perak, sehingga mendorong minat investor. Untuk informasi lebih lanjut tentang produk trading dan profil perusahaan, kunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Selain faktor kebijakan moneter AS, data ekonomi dari China menimbulkan kekhawatiran terhadap permintaan logam mulia global. Laporan terbaru menunjukkan bahwa produksi industri, penjualan ritel, dan investasi aset tetap di China gagal memenuhi ekspektasi pada bulan Agustus. Tingkat pengangguran perkotaan naik ke level tertinggi enam bulan terakhir, sementara harga properti turun pada laju tercepat dalam sembilan tahun. Jangan lupa untuk mengikuti update pasar logam mulia melalui Linktree resmi kami.
Investor yang ingin memanfaatkan peluang ini dapat mencoba akun demo trading perak tanpa risiko melalui demo akun kami. Dengan kombinasi ekspektasi kebijakan moneter AS dan ketidakpastian permintaan global, perak tetap menjadi aset menarik bagi investor jangka pendek maupun jangka panjang.
Untuk tips, analisis, dan berita terkini tentang logam mulia, follow juga Instagram resmi kami.
