0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Harga minyak kembali bergerak turun seiring para investor menimbang data persediaan AS yang beragam serta prospek kelebihan pasokan yang masih membayangi pasar energi global. WTI kontrak Desember melemah 1,6% dan ditutup di $59,60 per barel, kembali menembus level psikologis $60. Sementara itu, Brent untuk Januari turun 1,43% menjadi $63,52, melanjutkan pergerakan sideways dalam rentang sempit sekitar $2 sejak minggu lalu.
๐Ÿ‘‰ Ikuti update pasar energi & komoditas di Instagram kami:
Equityworld Praxis Official

Tekanan harga meningkat setelah laporan pemerintah AS menunjukkan kenaikan stok minyak mentah sebesar 5,2 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Oktoberโ€”kenaikan terbesar sejak Juli. Meski begitu, angka ini masih lebih rendah dibandingkan perkiraan industri yang sebelumnya telah banyak diperhitungkan pasar. Menariknya, stok produk BBM justru mengalami penurunan di berbagai kategori, mengindikasikan bahwa permintaan konsumen masih cukup kuat dan membatasi potensi kejatuhan harga yang lebih dalam.
๐Ÿ‘‰ Kenali layanan, produk, dan profil lengkap perusahaan kami:
Equityworld Futures Praxis Surabaya

Menurut analis Kpler, Matt Smith, peningkatan impor serta rendahnya aktivitas kilang akibat perawatan musiman menjadi pemicu utama kenaikan stok minyak mentah AS. Situasi ini diperburuk dengan rendahnya ekspor minyak AS berdasarkan data EIA. Sepanjang tahun, WTI telah terkoreksi sekitar 17% di tengah meningkatnya produksi dari negara-negara OPEC+ dan produsen non-anggota, yang memperbesar kekhawatiran mengenai potensi glut atau kelebihan pasokan global dalam beberapa tahun mendatang.
๐Ÿ‘‰ Cek semua kanal resmi kami melalui Linktree:
linktr.ee/ewfprx

Bahkan, pimpinan Mercuria memperkirakan kelebihan pasokan dapat mencapai 2 juta barel per hari pada 2026, jika tren produksi tinggi terus berlanjut. Ketidakpastian mengenai arus fisik juga meningkat setelah Reliance Industries di Indiaโ€”biasanya pembeli besar minyak mentahโ€”malah menjual kargo minyak Irak ke kilang Eropa. Pergerakan ini muncul di tengah sorotan terhadap perilaku kilang India setelah AS menjatuhkan sanksi pada dua produsen raksasa Rusia.
๐Ÿ‘‰ Ikuti berita ekonomi & energi terbaru di portal resmi kami:
Newsmaker EWF

Kondisi pasar yang terus berubah membuat pelaku industri tetap berhati-hati dalam membaca dinamika arus pasokan dan perubahan rute perdagangan global. Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, para trader menanti data lanjutan dan kebijakan suplai untuk menentukan arah harga selanjutnya.
๐Ÿ‘‰ Ingin mencoba trading tanpa risiko? Gunakan akun demo gratis:
Akun Demo Trading EWF

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *