0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Harga Minyak Dunia Stabil di Tengah Sinyal Perdamaian Ukraina dan Ancaman Oversupply

 

Harga minyak global bergerak stabil setelah sebelumnya ditutup di level terendah dalam satu bulan. Pergerakan ini terjadi seiring munculnya tanda-tanda bahwa kesepakatan damai terkait Ukraina semakin dekat, yang berpotensi membuka peluang pencabutan pembatasan ekspor minyak Rusia di tengah pasar yang sudah dibayangi risiko kelebihan pasokan.

πŸ‘‰ Kenali profil perusahaan dan produk trading lebih lanjut melalui website resmi PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.

 

Minyak West Texas Intermediate (WTI) kini berada di sekitar US$58 per barel, setelah turun 1,5% pada perdagangan Selasa, sementara Brent ditutup sedikit di atas US$62 per barel. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan hanya beberapa poin kecil yang tersisa untuk mencapai kesepakatan dan telah mengirim tim negosiasi untuk pembicaraan lanjutan. Kepala staf presiden Ukraina juga menyebut pertemuan di Jenewa memberikan β€œfondasi yang baik” menuju perjanjian damai.

πŸ‘‰ Ikuti kabar terbaru dan aktivitas perusahaan melalui Instagram resmi EWF Praxis.

 

Selama beberapa tahun terakhir, minyak dan produk minyak Rusia menghadapi sanksi ketat dari negara-negara Barat, termasuk pembatasan terhadap dua produsen minyak terbesar Rusia yang baru berlaku pekan lalu. Namun, Rusia tetap dapat mengekspor minyak diskon ke China, India, dan Turki. Karena itu, dampak pencabutan sanksi terhadap harga minyak global masih sulit diprediksi.

πŸ‘‰ Jelajahi seluruh kanal media sosial dan informasi kami melalui Linktree EWF Praxis.

 

Sejak pertengahan Juni, harga minyak telah turun lebih dari 20%. Pelemahan ini dipicu oleh pasokan yang meningkat dari negara-negara OPEC+ yang kembali menaikkan produksi, ditambah produsen di luar kelompok tersebut juga menambah output. Di saat yang sama, konsumsi minyak global masih dianggap lemah. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan memperkirakan pasokan minyak akan melebihi permintaan hingga 4 juta barel per hari tahun depanβ€”angka yang menjadi rekor baru.

πŸ‘‰ Baca lebih banyak berita keuangan dan komoditas di portal berita NewsMaker ID.

 

Dari Amerika Serikat, data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah nasional turun tipis sekitar 1,9 juta barel pada pekan lalu. Menjelang rilis data resmi pemerintah pada Rabu, harga WTI untuk pengiriman Januari tercatat naik 0,2% menjadi US$58,08 per barel pada sesi pagi Singapura, sementara Brent untuk pengiriman Januari ditutup turun 1,4% menjadi US$62,48 per barel pada perdagangan Selasa.

πŸ‘‰ Ingin mencoba trading tanpa risiko? Coba akun demo EWF Futures secara gratis.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *