Harga Minyak Dunia Melonjak ke Level Tertinggi Sejak Awal Desember Akibat Isu Tarif Iran
Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi sejak awal Desember setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif baru terhadap Iran. Pernyataan tersebut langsung memicu kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan minyak global serta meningkatnya tensi geopolitik. Sentimen ini mendorong investor kembali memperhitungkan risiko di sektor energi.
➡️ Untuk mengenal lebih jauh produk dan layanan trading, kunjungi website resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik mendekati US$60 per barel, setelah mencatat lonjakan lebih dari 6% dalam tiga sesi perdagangan terakhir. Sementara itu, harga Brent memang ditutup sedikit di bawah US$64 per barel pada Senin, namun masih bertahan di level yang relatif tinggi. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan global.
➡️ Ikuti update market dan edukasi trading melalui Linktree resmi kami.
Trump menyampaikan melalui media sosial bahwa AS akan memberlakukan tarif sebesar 25% terhadap barang-barang dari negara yang dianggap masih menjalin bisnis dengan Iran. Kebijakan tersebut disebut berlaku segera, meskipun belum dijelaskan secara rinci negara mana saja yang terdampak maupun mekanisme penerapannya. Ketidakjelasan ini justru memperbesar ketidakpastian di pasar energi.
➡️ Dapatkan berita ekonomi dan komoditas terkini di Newsmaker.id.
Kebijakan ini berpotensi memicu kembali perang dagang, khususnya dengan China yang merupakan importir minyak terbesar dunia sekaligus salah satu pembeli utama minyak Iran. Jika hubungan dagang kembali memanas, arus perdagangan global dan pasokan energi dapat terganggu, sehingga membuka peluang kenaikan harga minyak yang lebih tinggi.
➡️ Ingin memahami dinamika pasar tanpa risiko? Coba akun demo trading untuk simulasi.
Di sisi lain, gelombang protes di Iran—yang merupakan produsen minyak terbesar keempat di OPEC—turut menambah kekhawatiran pasar. Risiko gangguan produksi membuat para trader minyak semakin agresif melakukan lindung nilai terhadap potensi lonjakan harga, menandakan pasar sedang bersiap menghadapi periode ketidakpastian yang lebih besar.
➡️ Untuk update cepat dan informasi resmi, ikuti Instagram Equityworld Futures Praxis.
