Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bukan Volatilitas, Ini Penentu Investor Kakap Masuk Pasar Saham RI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jakarta, CNBC Indonesia — Likuiditas dinilai menjadi faktor paling krusial agar pasar saham Indonesia tetap menarik bagi investor besar atau big money.
“Volatilitas itu buat investor justru peluang.
Ketika pasar semakin sempit, proses masuk. Selain itu, keluar dari suatu saham bisa memakan waktu berbulan-bulan, sehingga meningkatkan risiko dan biaya investasi..
Chief Investment Officer (CIO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir menegaskan, tanpa likuiditas yang memadai, pasar modal Indonesia berisiko kehilangan relevansinya di mata investor institusional global..
Bukan sekadar persoalan teknis seperti free float, melainkan sinyal bahwa pasar saham Indonesia perlu memperdalam likuiditas. Selain itu, meningkatkan transparansi agar tetap kompetitif secara global..
Pandu juga menilai, fokus kebijakan pasar modal ke depan seharusnya diarahkan pada peningkatan kedalaman pasar, bukan hanya memenuhi target jangka pendek indeks global.
Pandu menjelaskan, volatilitas bukanlah persoalan utama bagi investor besar.
Kalau pasar makin dalam, investor besar akan datang dengan sendirinya,” tegasnya..
“Tugas kita adalah bagaimana likuiditas ini bisa naik signifikan.
Justru yang menjadi perhatian serius adalah kemampuan pasar dalam menampung dana berukuran besar serta kemudahan keluar-masuk investasi tanpa mengganggu harga..
Saat ini, nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia masih berada di kisaran Rp16 triliun per hari, angka yang dinilai terlalu kecil untuk menampung kebutuhan investor institusi besar..
Tanpa likuiditas, investor kakap akan mencari alternatif ke luar negeri,” pungkas Pandu..
“Kalau market mengecil, kami bisa butuh waktu 3-4 bulan hanya untuk keluar dari satu posisi agar tidak mengganggu harga pasar,” kata Pandu..
Menurutnya, bagi investor institusi dengan dana jumbo, likuiditas menentukan keputusan alokasi aset.
Lebih jauh, Pandu menekankan bahwa likuiditas yang kuat akan menciptakan efek berantai positif.
Ia menambahkan, peringatan dari MSCI seharusnya dibaca dalam konteks ini.
Semakin likuid pasar, semakin banyak investor yang masuk, semakin banyak perusahaan yang tertarik melantai di bursa,. Selain itu, pada akhirnya mendorong penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi..
“Pasar modal yang sehat, likuid,. Selain itu, transparan adalah fondasi iklim investasi yang baik.
Hal ini disebabkan oleh likuiditasnya menurun,” ujar Pandu dalam acaran Closing Bell CNBC Indonesia TV, Jumat (6/2/2026). sehingga Yang saya khawatirkan adalah kalau Indonesia menjadi tidak relevan di pasar modal global.
Perkembangan terkait Bukan Volatilitas, Ini Penentu Investor Kakap Masuk Pasar Saham RI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Perak Menguat di Atas $48,5 di Tengah Ketidakpastian Global dan Sentimen “Flight to Safety”
- Yen Menguat Lebih dari 1% terhadap Dolar AS, Tertinggi dalam Enam Minggu
