Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait OJK Bidik Kredit Perbankan Tumbuh 12%, Begini Respons Bankir yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebab, Bank Mantap memberikan kredit kepada pensiunan dengan melekatkan pada asuransi jiwa. Selain itu, asuransi kredit..
Maka demikian, Jenny mengatakan risikonya relatif lebih terukur..
(BANK) juga menargetkan penyaluran pembiayaannya naik 9%-10% tahun ini.
“Ya kalau kemudian BSI, alhamdulillah kalau tahun lalu nanti di press conference ada, pertumbuhan sedikit di atas pasar.
Jadi kita membentuk ekosistem digital UMKM,” tutur Jenny pada kesempatan yang sama..
Kalau tahun depan, insyaAllah, lah,” kata Bob singkat, dalam kesempatan yang sama..
“Kita rencanakan target kredit kalau bisa 12%, 12%.
Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, proyeksi tersebut disusun dengan mempertimbangkan berbagai tantangan. Selain itu, peluang, serta kebijakan yang telah dan akan ditempuh otoritas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas..
Mereka merasa optimistis dapat mencapai target tersebut dengan berbagai strategi..
Sepanjang kedua hal itu berlaku dengan bagus kita sebenarnya risikonya rendah sekali,” terang Panji..
Tapi tentunya kan kita basisnya juga nggak terlalu tinggi, ya.
Koko, yang merupakan Sekretaris Jenderal Perkumpulan Bank Syariah (ASBISINDO), mengatakan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, program pemerintah menjadi momentum bagi perbankan syariah untuk menggenjot pembiayaan..
Adapun realisasi pertumbuhan kredit tahun lalu tercatat mencapai 9,69% secara tahunan atau year on year (yoy)..
Dan kita bisa organic dengan organic,” kata Panji selepas Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026, Kamis (6/2/2026)..
Jadi kita cukup yakinlah ekonomi, terutama dari UMKM, itu memang opportunity masih besar.
Hal ini disebabkan oleh kita memberikan kredit kepada pensiunan kita hatch dengan yang namanya premi asuransi baik itu asuransi jiwa maupun asuransi kredit sehingga “Tantangannya kita betul-betul mengandalkan dari industri asuransi juga.
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik penyaluran kredit perbankan tumbuh di rentang 10%-12% pada tahun 2026.
Bank digital lainnya, PT Bank Hibank Indonesia (hibank) juga optimistis dapat mencapai pertumbuhan kredit double digit.
“Nah, pertumbuhan ekonomi ini akan menjadi modal kita untuk menatap 2026 lebih baik lagi lah.
“Pertumbuhan kita targetnya kali ini tetap dua digit.
“Jadi kalau pendekatan ekosistem kita melalui beberapa unsur, yaitu pelaku industri keuangan, BPR, terus ada P2P, kemudian juga ada penyedia infrastruktur, yang kemudian juga ada kerjasama melalui pendekatan supply chain, rantai pasok,. Selain itu, juga komunitas-komunitas yang memang punya ekosistem yang kita bisa garap,” terangnya..
(BRIS) juga membidik pembiayaan bank itu dapat lanjut bertumbuh, setelah berhasil mengungguli industri perbankan di tahun 2025.
Selain pada segmen utamanya, pensiunan, Bank Mantap juga menyalurkan kredit untuk para UMKM..
Untuk tahun ini, para bankir kompak membidik pertumbuhan kredit double digit, sesuai dengan target OJK.
Presiden Direktur Bank Aladin, Koko Tjatur Rachmadi merasa optimistis target itu dapat terpenuhi, didorong oleh rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11% tahun 2025..
Direktur Utama hibank, Jenny Wiriyanto mengatakan segmen utamanya, UMKM memiliki potensi yang sangat besar..
Dari sisi pembiayaan tentunya kita melihat bahwa potensinya besar, apalagi kalau tadi dilihat arahan dari Pak Menteri [Koordinator Bidang Perekonomian] tadi, dorongan di grassroots, terutama dengan program-program pemerintah baik itu yang MBG, Kooperasi Merah Putih, itu efeknya mulai kelihatan nyata,” jelasnya pada kesempatan yang sama..
Sementara itu, bank digital PT Bank Aladin Syariah Tbk.
Kebetulan fokus kami bank digital yang ke UMKM.
Meskipun sektor UMKM sedang lesu, hibank melakukan pendekataan terhadap ekosistem komunitas.
Target itu melebihi target tahun 2025, yakni sebesar 9%-11%.
Hal ini disebabkan oleh hendak menggelar konferensi pers kinerja terlebih dahulu. sehingga Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta hanya mengungkapkan secara singkat,.
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), Panji Irawan mengungkapkan pihaknya mematok pertumbuhan kredit double digit untuk tahun 2026.
Kemudian PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Namun, ia menyebut tantangan dari kondisi industri asuransi.
Perkembangan terkait OJK Bidik Kredit Perbankan Tumbuh 12%, Begini Respons Bankir akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Harga Emas Menguat Tipis di Asia di Tengah Ketegangan Geopolitik
- Hang Seng Menguat Tipis, Pasar Masih Menanti Arah Jelas
