0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kredit Konstruksi Macet Tembus 16%, BTN Siapkan Mekanisme DIRE yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Setiyo menyebut tingginya kualitas aset kredit buruk tersebut dikarenakan oleh kredit lama yang dibukukan sebelum tahun 2020, alias sebelum pandemi Covid-19.

Menurutnya, skema DIRE/REIT untuk penyelesaian kredit bermasalah ini merupakan inovasi yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia..

Ia mengatakan penyelesaian aset kredit macet itu tidak bisa dilakukan dengan cepat..

Kemudian, bank pelat merah yang fokus pada pembiayaan perumahan itu juga melakukan penjualan kredit bermasalah ke pihak lain..

Angka itu memburuk dari kuartal sebelumnya, yakni 15,0% per Juni 2025..

Selain DIRE/REIT, BTN juga menyiapkan langkah recycle untuk aset kredit macet.

Dengan begitu, aset tersebut menjadi produktif yang menghasilkan pendapatan..

Hal ini disebabkan oleh kalau sudah masalah, ngeluarin dari bukunya bank itu perlu waktu, proses penjualannya lama,. Selain itu, lain-lain,” terang Setiyo. sehingga Jadi sebisa mungkin itu jangan jadi masalah,.

Sebagai informasi, DIRE/REIT adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan pada aset real estat, aset yang berkaitan dengan real estat, dan/atau kas. Selain itu, setara kas..

“Nah ini akan menjadi salah satu inovasi baru kita, kita sudah siapin beberapa aset properti yang nanti diperbaiki dulu, bisa berupa hotel, atau kondotel, atau mall, itu akan kita bungkus menjadi DIRE.

Nah itu yang nanti salah satu opsi penyelesaian dari kredit konstruksi yang sekarang macet,” terang Setiyo saat media briefing di Perumahan Mutiara Gading City, Bekasi Utara, Rabu (4/1/2026)..

Melansir paparan analyst meeting BTN, non performing loan (NPL) BTN di sektor konstruksi tembus 16,2% pada September 2025.

Direktur Manajemen Risiko BTN, Setiyo Wibowo menjelaskan bahwa dalam skema ini, properti bermasalah yang masih berpotensi menghasilkan pendapatan akan dikemas menjadi DIRE untuk ditawarkan ke investor.

“Jadi ya memang kalau aset sudah bermasalah, strategy recovery-nya memang perlu waktu.

(BBTN) menyiapkan skema Dana Investasi Real Estate (DIRE) atau Real Estate Investment Trust (REIT), untuk mengalihkan aset kredit konstruksi yang macet..

Perkembangan terkait Kredit Konstruksi Macet Tembus 16%, BTN Siapkan Mekanisme DIRE akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260205122149-17-708428/kredit-konstruksi-macet-tembus-16-btn-siapkan-mekanisme-dire

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *