0 0
Read Time:2 Minute, 22 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Garuda Indonesia akan Jadi Induk Holding Maskapai Kuartal I-2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

“Kita harus pisahkan antara problem dengan konsep.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan penunjukan Garuda sebagai holding maskapai sudah sesuai dengan rencana transformasi yang disusun pemerintah.

“Jadi konsolidasi dengan menutup anak cucu BUMN itu, kita dapat tambahan Rp 50 triliun,” katanya..

Adapun Danantara menargetkan tahun ini akan memangkas anak hingga cucu usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.043 entitas menjadi 300 entitas..

Secara logis, sangat sulit Danantara melakukan pemantauan terhadap 1.043 entitas yang berada di bawah naungan pelat merah..

Lalu dengan menutup anak usaha pelat merah yang rugi akan secara langsung menambah bottom line BUMN senilai Rp 20 triliun.

Setiap bisnis itu harus menyatu di dalam satu ekosistem airlines,” kata Dony usai acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, Selasa (10/2/2026)..

“Tapi kalau 300 kita sudah proses mapping itu jauh lebih mudah.

Pembentukan holding maskapai ini diharapkan memperkuat struktur industri penerbangan nasional, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat pemulihan. Selain itu, pertumbuhan sektor aviasi ke depan..

Pun konsolidasi BUMN tersebut akan meningkatkan kinerja bottom line BUMN secara keseluruhan.

Hal ini disebabkan oleh umumnya anak-anak BUMN mengerjakan proyek dari induk. Selain itu, membuat inefisiensi Rp 30 triliun setahun. sehingga Dony menjelaskan efisiensi paling besar datang memangkas proses transaksi,.

Para karyawan perusahaan yang ditutup nantinya akan bergabung dengan perusahaan yang bertahan..

Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi. Selain itu, konsolidasi ekosistem aviasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Investas Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)..

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) bakal menjadi induk holding maskapai penerbangan nasional pada kuartal I-2026.

Terkait hal tersebut, Dony memastikan di tengah proses konsolidasi tidak akan ada pemangkasan hubungan kerja (PHK).

Toh dari 300 kalau kita bagi by sector kita hanya masuk 16 saja,” katanya..

Hal itu dilakukan sebagai upaya konsolidasi BUMN.

Ia meminta publik memisahkan persoalan historis Garuda dengan konsep besar pembentukan ekosistem airlines nasional..

Nantinya anak hingga cucu usaha pelat merah akan dikonsolidasikan berdasarkan sektor. .

Dony menegaskan bahwa konsolidasi BUMN ini merupakan pekerjaan yang harus dilakukan saat ini.

Hal ini disebabkan oleh akan konsolidasi. Selain itu, karyawan ikut,” katanya. sehingga “Tapi tidak usah khawatir, tidak akan ada PHK.

Perkembangan terkait Garuda Indonesia akan Jadi Induk Holding Maskapai Kuartal I-2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260211061507-17-710012/garuda-indonesia-akan-jadi-induk-holding-maskapai-kuartal-i-2026

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *