Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp16.775 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Meskipun demikian, penguatannya sempat menipis hingga menyentuh Rp16.788/US$ sebelum akhirnya kembali menguat. Selain itu, ditutup di level penutupan tersebut. sementara Rupiah dibuka menguat 0,15% di level Rp16.750/US$,.
Hal ini disebabkan oleh berpotensi memengaruhi arah kebijakan FOMC ke depan. sehingga Data ini menjadi sorotan.
Pasar kini memproyeksikan pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) hingga sekitar 60 basis poin sampai Desember 2026, meski beberapa pejabat bank sentral masih membuka peluang suku bunga bertahan untuk beberapa waktu..
Sejumlah pelaku pasar menilai rangkaian data yang berada di bawah ekspektasi dapat kembali menekan dolar.
Destry menambahkan, BI juga berupaya menjaga daya tarik aset rupiah agar tetap memberikan imbal hasil menarik ditopang fundamental yang kuat serta komunikasi kebijakan yang jelas..
// .
“Jaminannya ekonomi tumbuh. Selain itu, sustain,” kata Destry, merujuk pada pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39% dan menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir..
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,18% ke level 96,629..
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas rupiah melalui langkah intervensi yang terukur..
Pelemahan dolar AS masih menjadi salah satu penopang penguatan rupiah hari ini.
“BI selalu sampaikan bahwa BI tetap di pasar menjaga stabilitas rupiah. Selain itu, BI lakukan smart intevention di pasar spot, NDF, DNDF dan saat ada outflow BI lakukan intervensi agar menjaga kestabilan,” tegas Destry dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, dikutip Rabu (11/2/2026)..
Tekanan pada dolar juga muncul setelah data penjualan ritel AS lebih lemah dari perkiraan, sementara laporan lain menunjukkan pertumbuhan biaya tenaga kerja melambat pada kuartal IV-2025..
Pelaku pasar menanti rilis data ketenagakerjaan AS, dengan ekspektasi penambahan nonfarm payrolls sekitar 70.000 pekerjaan pada Januari. Selain itu, tingkat pengangguran diproyeksikan bertahan di 4,4%.
Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak di zona hijau.
Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (11/2/2026), seiring pelemahan dolar AS di pasar global..
Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah yang telah menguat dalam tiga hari perdagangan beruntun..
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menegaskan, BI akan konsisten berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah lewat strategi smart intervention..
Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,09% ke posisi Rp16.775/US$.
Perkembangan terkait Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp16.775 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber asli: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260211144604-17-710239/rupiah-ditutup-menguat-dolar-as-jadi-rp16775
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Harga Emas Pegadaian Bergerak Dinamis, Peluang atau Waspada?
- Wall Street Menghijau di Awal Perdagangan Jumat, 9 Mei 2024
