Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Tahun Ini, Danantara Mau Pangkas Anak-Cucu BUMN Jadi 300 Perusahaan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan perombakan besar-besaran terhadap struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sisanya kita tidak akan terima,” kata Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026)..
“So, dari 300 itu sebetulnya kalau kita bagi by sektor, kita hanya masuk ke 16 sektor saja.
Efisiensi terbesar setidaknya berasal dari penghapusan layering transaction di lingkungan BUMN..
Adapun, pada tahun ini, jumlah anak hingga cucu usaha BUMN akan dipangkas dari 1.043 entitas menjadi sekitar 300 entitas..
Menurutnya, dengan jumlah sekitar 300 perusahaan yang telah melalui proses pemetaan. Selain itu, pemantauan akan jauh lebih mudah..
Adapun, pengurangan jumlah entitas dari 1.043 menjadi sekitar 300 merupakan keputusan yang logis katanya..
COO BPI Danantara Dony Oskaria menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh dalam pengelolaan BUMN.
Dony memandang keputusan ini cukup penting lantaran pengawasan terhadap lebih dari 1.000 perusahaan sangat sulit dilakukan.
Dony menyebut, secara keseluruhan efisiensi yang ditargetkan dari proses konsolidasi. Selain itu, merger ini mencapai 60-70%.
Perkembangan terkait Tahun Ini, Danantara Mau Pangkas Anak-Cucu BUMN Jadi 300 Perusahaan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Rekomendasi Hang Seng Hari Ini: Waspadai Tekanan Pasar, Ada Peluang Pembalikan
- Kelas Menengah Indonesia: Tantangan Konsumsi dan Harapan Penurunan Suku Bunga
