0 0
Read Time:4 Minute, 14 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Sesi 1 Menguat 0,89%, Tiga Saham Jadi Incaran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Bila dibandingkan dengan capaian 2024, laba emiten bersandi BMRI ini naik 0,93% secara tahunan (yoy)..

Sebaliknya, jika minggu ini terbentuk higher low baru, gerak menuju resistance selanjutnya bisa semakin terbuka, setidaknya IHSG diharapkan bisa menutup gap down dulu di area 8700..

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencetak laba bersih Rp3,5 triliun pada 2025, meningkat 16% dibanding tahun sebelumnya..

Sebanyak 466 saham naik, 230 turun, 262 tidak bergerak.

Meski begitu, perlu dicatat itu adalah aksi one-off saja, artinya untuk ke depan pendapatan sebesar itu tidak akan berulang..

Namun, perlu diantisipasi support terkini di MA200 daily di level 7800, menjadi penentu tren sideways yang masih bertahan, jika ini ditembus IHSG bisa downtrend lagi..

Indeks naik 72,82 poin atau 0,89% ke level 8.285,09. .

Dow Jones Industrial Average naik 32,26 poin, atau 0,07%,. Selain itu, ditutup pada 49.533,19..

Hal ini disebabkan oleh pengiriman ke Asia. Selain itu, Eropa Barat melonjak. sehingga Indeks Nikkei 225 tercatat menguat 0,73% pagi ini seiring dengan ekspor Jepang naik 16,8% secara tahunan pada bulan Januari, jauh melampaui ekspektasi pasar dan tumbuh pada laju tercepat sejak November 2022.

Lalu diikuti oleh Petrosea (PTRO) Rp 1,1 triliun. Selain itu, Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,02 triliun. .

Hal ini disebabkan oleh gerak indeks yang koreksi selama dua hari pada pekan lalu, menunjukkan gerak yang berlanjut sideways dulu. sehingga Posisi IHSG kini sedang menguji resistance MA100 daily di level kisaran 8400, posisi ini rasanya masih sulit di tembus.

Pelaku pasar juga mengarahkan fokus pada laporan keuangan sederet emiten.

Berdasarkan data pasar, Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan dengan nilai Rp 4,11 triliun.

Indeks saham Australia juga tercatat mengalami penguatan moderat pagi ini.

Sementara itu, tadi pagi Indeks S&P 500 menguat tipis, dengan penurunan saham-saham perangkat lunak membatasi kenaikan indeks tersebut..

Ramadan merupakan puncak konsumsi di Indonesia sehingga diharapkan bisa ikut menggeliatkan ekonomi serta pasar saham Indonesia..

Pelaku pasar diketahui masih akan mengamati risalah pertemuan Federal Reserve bulan Januari.

Indeks S&P 500 yang menjadi acuan pasar yang lebih luas naik 0,1%. Selain itu, ditutup pada 6.843,22, sementara Nasdaq Composite naik 0,14% dan ditutup pada 22.578,38.

Nilai transaksi mencapai Rp 13,27 triliun, melibatkan 28,43 miliar saham dalam 1,82 juta kali transaksi.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengantongi laba bersih konsolidasi Rp 56,3 triliun sepanjang 2025.

Hal ini disebabkan oleh hanya buka tiga hari, ditambah nuansa Ramadan kian dekat. sehingga Pekan ini, pasar juga akan terasa pendek.

Meski demikian, banyak pasar modal Asia masih libur merayakan tahun baru China..

Hal ini berkat divestasi bisnis es krim yang terjadi pada Desember lalu..

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin dengan pertumbuhan EPS tahunan pada kuartal IV/2025 lebih dari 1000%.

Sejumlah bank raksasa juga sudah merilis laporan keuangan.

Mengutip Refinitiv, sejumlah saham yang menjadi penggerak utama berasal dari emiten perbankan, pertambangan, hingga energi. BBCA tercatat menyumbang 9,47 indeks poin, Barito Renewables Energy (BREN) 7,4 indeks poin, Merdeka Gold Resources (EMAS) 5,96 indeks poin. .

Saat ini, perhatian pasar akan beralih pada musim rilis keuangan. Selain itu, buyback yang berlanjut.

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di akhir sesi 1, Rabu (18/2/2026).

Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 15.013 triliun. .

Sementara itu, indeks utama pasar ekuitas Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/2/2025).

Namun, katalis besar berikutnya minggu ini kemungkinan besar adalah pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan dirilis pada hari Jumat..

Mayoritas emiten yang sudah merilis kinerja keuangan 2025 adalah perbankan.

Nampaknya, tren laba UNVR masih bisa naik pada kuartal I/2026 mengingat mereka juga menjual bisnis teh Sariwangi ke grup Djarum.

Selain itu emiten bank yang juga mendorong IHSG adalah Bank Mandiri (BMRI). Selain itu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan bobot masing-masing 5,82 indeks poin dan 4,72 indeks poin. .

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) laporkan laba bersih Rp 20,04 triliun di 2025, turun 6,63% dari tahun sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh masih libur perayaan tahun baru China. sehingga Sementara itu indeks saham Korea Selatan KOSPI, indeks acuan China. Selain itu, Hong Kong serta indeks acuan Singapura hari ini tidak diperdagangkan.

Sebaliknya, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Amman Mineral Internatinoal (AMMN),. Selain itu, Sinar Mas Multiartha (SMMA) menjadi pemberat utama IHSG sesi 1. .

Setidaknya sudah ada 18 emiten yang rilis laporan keuangan sepanjang 2025 pada akhir pekan lalu..

Perkembangan terkait IHSG Sesi 1 Menguat 0,89%, Tiga Saham Jadi Incaran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *