Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pegadaian Cetak Laba Rp8,34 T Sepanjang Tahun 2025, Naik 42% yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran aplikasi TRING.
Dengan layanan pinjaman mikro, masyarakat pelaku UMKM mendapatkan akses modal kerja untuk meningkatkan kapasitas bisnis. Selain itu, pengembangan usaha..
Angka tersebut naik 42,6% dari tahun 2024 yang sebesar Rp 5,85 triliun..
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menjelaskan, pencapaian tersebut didorong oleh realisasi aset Perusahaan sebesar Rp 151,7 triliun, yang tumbuh 47,8% dibandingkan tahun 2024 sejumlah Rp 102,6 triliun.
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pegadaian mencatat laba bersih sebesar Rp 8,34 triliun sepanjang tahun 2025.
Dari sisi layanan Bank Emas, kinerja Pegadaian sampai dengan 31 Desember 2025 tercatat total transaksi. Selain itu, kelolaan Bank Emas Pegadaian mencapai 33,7 ton, terdiri dari transaksi Tabungan Emas yang menembus angka 17,1 ton, transaksi Deposito Emas sebesar 2,18 ton, transaksi Cicil Emas mencapai 10,3 ton, serta transaksi Titipan Emas Korporasi dan Pinjaman Modal Kerja Emas yang terus bertumbuh.”Pegadaian terus berkomitmen mendukung pertumbuhan perekonomian kerakyatan melalui layanan produk gadai yang inklusif, layanan pinjaman mikro yang memudahkan, serta layanan Bank Emas Pegadaian yang andal,” sebutnyaz.
Hal ini juga didukung oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) Gross sebesar Rp 126 triliun, yang meningkat 47,5% dari tahun 2024 sebesar Rp 85,4 triliun..
Menurutnya, dengan layanan produk gadai, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dana cepat tanpa harus kehilangan aset.
Tidak hanya itu, penurunan Non-Performing Loan (NPL) juga signifikan, dari tahun 2024 sebesar 0,63% berhasil ditekan menjadi 0,38% pada tahun 2025..
Dengan pencapaian kinerja keuangan tersebut, Pegadaian berhasil mencatatkan peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 6,7%. Selain itu, Return on Equity (ROE) menjadi 21,73%..
Namun demikian Ferdian tetap optimis bahwa dengan penerapan strategi korporasi yang adaptif, penguatan layanan berbasis solusi, kepatuhan terhadap regulasi. Selain itu, transformasi budaya perusahaan yang berkelanjutan, Pegadaian akan mampu menjawab setiap tantangan untuk terus mewujudkan kinerja yang bertumbuh, bisnis yang berkembang, tata kelola yang sehat serta layanan operasional yang aman.Selain itu, Ferdian juga menambahkan bahwa kinerja Pegadaian ke depan akan didorong dengan strategi peningkatan market share dan optimalisasi layanan digital melalui aplikasi TRING!..
diharapkan dapat menyempurnakan ekosistem Layanan Bank Emas Pegadaian dengan memberikan kemudahan dalam berinteraksi, kecepatan dalam bertransaksi serta kenyamanan dalam berinvestasi emas, kapan saja. Selain itu, dimana saja hanya dalam genggaman..
“Selama tahun 2025, kelolaan ekosistem emas di Pegadaian mencapai 136 ton, yang mencakup portofolio agunan emas produk Gadai. Selain itu, portofolio layanan Bank Emas Pegadaian,” ungkapnya.Sementara itu, ketika ditanyakan secara terpisah mengenai harapan dan tantangan Pegadaian di tahun 2026, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha menyatakan bahwa kondisi perekonomian yang stabil dan geopolitik global yang kondusif akan menjadi faktor penentu terhadap pencapaian target kinerja di tahun 2026..
“Kami menyampaikan apresiasi. Selain itu, mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, khususnya nasabah, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026)..
“Melalui TRING!, seluruh nasabah Pegadaian, baik yang baby boomer hingga gen Z, baik nasabah Pegadaian konvensional maupun Pegadaian syariah dapat mengakses seluruh produk Pegadaian secara real-time dalam satu aplikasi” jelas Ferdian..
Perkembangan terkait Pegadaian Cetak Laba Rp8,34 T Sepanjang Tahun 2025, Naik 42% akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Hilirisasi Garam Dimulai di 3 Provinsi, Produksi Tambah 380 Ribu Ton
- Optimisme BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Diprediksi Menguat
