Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rahayu Saraswati Jual 48,97 Juta saham TRIN yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dua hari kemudian, tepatnya tujuh pada Januari 2026, kembali dilepas 400.000 efek ekuitas pada harga nominal Rp1 .875 per efek ekuitas. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Dari hasil penelusuran, rinciannya, pada sembilan belas periode Desember 2025 dilakukan penjualan sepuluh.000 efek ekuitas pada harga sebesar Rp850 per efek ekuitas..
Transaksi terbesar terjadi pada lima Februari lalu 2026, ketika sebanyak 46.511.628 efek ekuitas dilepas pada harga sebesar Rp1 .075 per efek ekuitas..
Dalam keterbukaan informasi, ditambah lagi dengan ditegaskan bahwa pihak yang menyampaikan informasi bukan merupakan pemegang efek ekuitas pengendali di TRIN. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Dari hasil penelusuran, jakarta, EWF Praxis — Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, djojohadikusumo melalui entitas PT Satya Devya mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan tercatat properti tersebut. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Kemudian pada dua bulan Januari 2026, dilepas 250.000 efek ekuitas di harga senilai Rp1 .250 per efek ekuitas..
Artinya dengan asumsi harga pembelian nominal Rp200 , Rahayu mengantongi keuntungan 446,78% atau nominal Rp43 ,74 miliar. .
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa sebelumnya Rahayu tercatat membeli 182.058.300 efek ekuitas pada harga sebesar Rp200 per efek ekuitas dengan tujuan kerja sama strategis pada enam belas bulan Desember 2025..
Setelah penjualan tersebut, kepemilikan turun menjadi 133.086.672 efek ekuitas atau sekitar dua,92% hak suara. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal delapan Maret lalu 2026, PT Satya Devya melakukan serangkaian transaksi penjualan efek ekuitas TRIN dalam periode Desember lalu 2025 hingga Februari lalu 2026..
Penjualan efek ekuitas tersebut dilakukan secara bertahap dengan tujuan transaksi pribadi.
Masih pada Januari lalu, tepatnya dua puluh Januari lalu 2026, dilakukan penjualan 150.000 efek ekuitas di harga dana Rp1 .650 per efek ekuitas..
Berdasarkan harga pada masing-masing transaksi tersebut, total nilai penjualan efek ekuitas diperkirakan mencapai sekitar senilai Rp53 ,53 miliar. .
Sebelum transaksi dilakukan, kepemilikan efek ekuitas tercatat sebanyak 182.058.300 efek ekuitas atau setara dengan empat% hak suara.
Selanjutnya pada 30 periode Desember 2025, dijual 350.000 efek ekuitas di harga sebesar Rp1 .135 per efek ekuitas.
Dalam perkembangannya, pada lima bulan Januari 2026, penjualan kembali dilakukan sebanyak satu.300.000 efek ekuitas pada harga senilai Rp1 .395 per efek ekuitas.
Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 48.971.628 efek ekuitas TRIN yang dilepas dalam beberapa transaksi..
Perkembangan terkait Rahayu Saraswati Jual 48,97 Juta saham TRIN akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
- Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Dolar AS Diprediksi Akan Melemah
