Harga emas (XAU/USD) bergerak cenderung datar di sekitar level psikologis US$5.000 pada awal sesi perdagangan Asia, Rabu. Pelaku pasar masih memilih menahan posisi sambil menunggu hasil keputusan suku bunga dari Federal Reserve yang menjadi fokus utama pasar global pekan ini.
Di tengah sikap wait and see investor, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang menopang permintaan emas sebagai aset safe haven. Konflik yang melibatkan Iran dan meningkatnya ketidakpastian di kawasan Teluk membuat pasar tetap mencari perlindungan nilai di tengah risiko geopolitik yang belum mereda.
Pantau update market global, analisa komoditas, dan edukasi trading terbaru melalui Instagram Equityworld Praxis serta akses seluruh kanal resmi perusahaan di Linktree Equityworld Praxis.
Meski demikian, ruang kenaikan emas masih tertahan oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi global. Lonjakan harga minyak akibat konflik energi membuat pasar mulai memperkirakan tekanan inflasi dapat bertahan lebih lama. Situasi ini mendorong pelaku pasar menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap waktu pemangkasan suku bunga AS.
Perubahan ekspektasi tersebut terlihat dari proyeksi terbaru Goldman Sachs yang kini memperkirakan pemangkasan suku bunga baru terjadi pada September dan Desember, lebih lambat dibanding perkiraan sebelumnya pada Juni dan September. Dalam kondisi suku bunga tinggi lebih lama, aset tanpa imbal hasil seperti emas cenderung menghadapi tekanan karena investor lebih tertarik pada instrumen berbasis yield.
Pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% hingga 3,75% pada pertemuan Maret kali ini. Fokus investor selanjutnya tertuju pada konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya, terutama terkait pandangan terhadap inflasi energi dan kondisi ekonomi global.
Jika Powell memberikan nada yang lebih hawkish, dolar AS berpotensi kembali menguat dan menekan harga komoditas berbasis dolar dalam jangka pendek. Karena itu, pergerakan emas saat ini berada di antara dua sentimen besar, yakni dukungan safe haven dari risiko geopolitik dan tekanan dari prospek suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan produk trading dari PT Equityworld Futures Praxis Surabaya, Anda juga dapat mencoba simulasi trading melalui Demo Account Equityworld Futures. Dapatkan pula berita ekonomi dan market update terbaru lainnya melalui Newsmaker Indonesia.
