0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

Harga minyak dunia kembali melonjak lebih dari 5% pada perdagangan Kamis setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa AS akan terus melanjutkan serangan terhadap Iran tanpa memberikan kepastian mengenai kapan konflik akan berakhir. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global yang berlangsung lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya

Dalam perdagangan terbaru, kontrak berjangka Brent tercatat naik US$6,33 atau sekitar 6,3% menjadi US$107,49 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat US$5,28 atau 5,3% ke level US$105,40 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah kedua acuan minyak sempat melemah sebelum pidato Trump disiarkan, menunjukkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Untuk update informasi pasar dan analisis terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis

Dalam pidatonya, Trump menyebut bahwa Amerika Serikat akan “menuntaskan pekerjaan” dan mengklaim operasi militer hampir mencapai target utama. Namun, tidak adanya rincian strategi maupun jadwal akhir konflik membuat pelaku pasar menilai risiko eskalasi masih sangat terbuka. Kondisi ini memperbesar kekhawatiran terhadap terganggunya distribusi energi global, khususnya melalui jalur strategis di kawasan Teluk Persia.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account

Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah adanya laporan bahwa sebuah kapal tanker yang disewa QatarEnergy terkena serangan rudal jelajah Iran di wilayah perairan Qatar. Selain itu, Badan Energi Internasional (IEA) juga memperingatkan bahwa gangguan pasokan energi berpotensi mulai memberikan tekanan terhadap ekonomi Eropa dalam beberapa bulan mendatang.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update

Sejumlah analis menilai pasar masih terus mencerna arah kebijakan pemerintah AS karena hingga saat ini belum ada sinyal kuat terkait gencatan senjata maupun langkah konkret deeskalasi konflik. Jika ketegangan terus meningkat dan risiko terhadap jalur pelayaran global semakin besar, harga minyak diperkirakan masih memiliki peluang untuk bergerak lebih tinggi dalam jangka pendek.
Jangan lupa untuk mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *