0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Harga minyak dunia bergerak fluktuatif menjelang pembicaraan penting antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan. Pelaku pasar cenderung menahan posisi karena hasil pertemuan tersebut dinilai akan menjadi penentu arah gencatan senjata yang hingga kini masih dianggap rapuh dan belum sepenuhnya stabil.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya

Minyak Brent diperdagangkan mendekati level US$96 per barel, namun secara mingguan masih mencatat penurunan sekitar 12% dan berada di jalur koreksi terbesar sejak Juni. Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan diplomatik yang dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance dengan pejabat Iran, di mana pasar berharap adanya kepastian mengenai keberlanjutan ceasefire dan stabilitas jalur energi global.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis

Di sisi pasokan, Arab Saudi melaporkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energinya telah mengganggu arus minyak melalui pipa East–West yang digunakan untuk ekspor lewat Laut Merah. Gangguan tersebut disebut memangkas kapasitas produksi lebih dari 600 ribu barel per hari serta menurunkan aliran pipa sekitar 700 ribu barel per hari. Kondisi ini membuat pasar menilai risiko gangguan suplai global masih cukup tinggi meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata sementara.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account

Selain itu, lalu lintas kapal di Selat Hormuz juga disebut masih jauh dari kondisi normal. Jalur strategis tersebut menjadi perhatian utama pasar karena merupakan salah satu rute terpenting distribusi minyak dunia. Pemulihan aktivitas pelayaran di kawasan itu dianggap sebagai indikator utama untuk menilai apakah proses perdamaian benar-benar berjalan menuju stabilitas jangka panjang.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update

Komentar dari para pemimpin dunia turut memperbesar dinamika pasar. Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan, namun tetap memperingatkan Iran terkait dugaan biaya tambahan bagi tanker yang melintasi Hormuz. Di sisi lain, Israel menegaskan operasi militernya tidak termasuk dalam kesepakatan ceasefire, sementara pemimpin baru Iran disebut akan membawa pengelolaan Hormuz ke “tahap baru”, yang semakin meningkatkan ketidakpastian pasar energi global.

Secara keseluruhan, kombinasi antara negosiasi diplomatik yang belum pasti, gangguan pasokan Saudi, dan kondisi Selat Hormuz yang masih belum pulih membuat harga minyak diperkirakan tetap bergerak sangat volatil dalam jangka pendek. Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan pembicaraan akhir pekan ini sebagai penentu utama arah pasar energi selanjutnya.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *