Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait DPK Bank Mandiri Melejit 21,1% di Q1-2026, CASA Naik 12,7% yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jakarta, EWF Praxis — Kinerja penggalangan dana pihak ketiga (DPK) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menunjukkan pertumbuhan yang solid.
Bank dengan kode perusahaan tercatat BMRI tersebut mencatat lonjakan DPK sebesar 21,satu% secara tahunan (yoy). .
Sebagaimana diberitakan, pun dari sisi permodalan bank menjaga di level sembilan belas,tujuh%. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Setelah Hal itu, selanjutnya membawa BMRI mengantongi laba senilai Rp lima belas,empat triliun sepanjang tiga bulan pertama 2026, naik enam belas,enam% yoy..
Torehan tersebut nyaris dua kali lipat relatif terhadap pertumbuhan secara industri yang lebih luas..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat kredit UMKM BMRI naik lima,27% yoy. Selain itu, jauh lebih baik dibandingkan kredit UMKM industri perbankan secara luas yang masih mengalami kontraksi..
Riduan, ditambah lagi dengan menyatakan bahwa capaian laba tersebut membawa tingkat pengembalian aset (ROE) yang baik, yakni 22,satu%.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan hal tersebut menjadi indikasi bahwa entitas bisnis mampu menjaga kepercayaan nasabah dengan baik.
Kemudian pendapatan bunga naik empat,satu% yoy menjadi Rp delapan,24 triliun..
Disebutkan dalam keterangan, “Menghasilkan pengelolaan likuiditas stabil. Selain itu, berkelanjutan,” katanya dalam paparan kinerja kuartal satu-2026, Selasa (21/empat/2026)..
Secara keseluruhan total pendapatan tumbuh sebesar sembilan,lima belas% yoy pada penghujung kuartal satu-2026..
Bank Mandiri mencatat pendapatan bunga tumbuh sebelas,satu% yoy menjadi sebesar Rp21 ,dua triliun.
Adapun pertumbuhan DPK Bank Mandiri didukung oleh dana murah atau current account savings account (CASA) yang naik dua belas,tujuh% yoy menjadi Rp satu.201 triliun. .
Data terkini menunjukkan bahwa lebih lanjut, BMRI mampu membukukan pertumbuhan kredit UMKM secara sehat.
Sementara itu, pada kuartal pertama tahun ini kredit Bank Mandiri tumbuh tujuh belas,empat% yoy.
Prioritas diberikan pada yang produktif. Selain itu, padat karya,seperti yang dikutip, ” ujar Riduan., dilakukan “(Kredit Bank Mandiri) kami fokuskan, terutama Dengan tujuan dapat mendorong aktivitas ekonomi riil,.
Perkembangan terkait DPK Bank Mandiri Melejit 21,1% di Q1-2026, CASA Naik 12,7% akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Video: Ekspansi Pasar Ekspor,Pengusaha Tekstil Butuh Kejelasan Aturan
- BI Catat Utang Luar Negeri RI Capai US$434,7 M di Januari 2026
