Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Top! Kredit Digital Bank Raya Tumbuh 29% di Kuartal I-2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Poin yang dikumpulkan dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik, seperti kupon undian, voucher,. Selain itu, berbagai bentuk reward lainnya..
Tidak hanya itu, menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan finansial secara cepat, aman,. Selain itu, berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat,disebutkan dalam keterangan, “tambah Bagus., ditambah lagi dengan melengkapi “Sejalan dengan visi kami sebagai bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Nusantara, Bank Raya akan terus memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kualitas pengalaman nasabah,.
Bagus melengkapi pernyataan Bank Raya terus menjaga momentum pertumbuhan di awal tahun 2026 melalui penguatan inovasi digital. Selain itu, pengembangan produk yang berorientasi pada kebutuhan market dan nasabah..
Untuk mendorong percepatan inklusi keuangan digital. Selain itu, mendorong aktivitas bertransaksi di Aplikasi Raya, Bank Raya menghadirkan inovasi pada layanan digital saving melalui program apresiasi menurut pernyataan, “Raya Poin”.
Prioritas diberikan pada pelaku usaha, dalam menerima pembayaran secara cepat, praktis,. Selain itu, terintegrasi, terutama Selain itu, Bank Raya, ditambah lagi dengan memperkuat ekosistem transaksi digital melalui optimalisasi fitur QRIS Tampil Bank Raya yang memudahkan nasabah,.
Rasio NIM tercatat meningkat sebesar 91bps menjadi lima,78% seiring dengan optimalisasi aset produktif. Selain itu, pengelolaan biaya dana yang lebih efisien..
Data terkini menunjukkan bahwa dengan tujuan menghadirkan solusi keuangan yang lebih inklusif. Selain itu, berkelanjutan,seperti yang dikutip, ” tutup Bagus, ditambah lagi dengan melengkapi “Kami terus memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan produk yang relevan, peningkatan kualitas layanan,, dilakukan Tidak hanya itu, optimalisasi ekosistem digital.
Pertumbuhan ini ditopang dari sisi penyaluran kredit digital, penghimpunan simpanan digital, hingga penguatan fundamental keuangan..
Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia menyatakan hal ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan bisnis digital Bank Raya yang sejalan dengan transformasi.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit digital, outstanding kredit digital Bank Raya, ditambah lagi dengan mengalami kenaikan yaitu sebesar sebesar Rp3 ,empat belas triliun atau tumbuh 33,satu% (yoy). Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit digital yang mencapai Rp3 ,empat belas triliun atau meningkat sebesar 33,satu% (yoy) pada Kuartal I/2026,” ungkap dia dikutip Kamis (23/empat/2026)..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa dengan rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang masih terjaga kuat di 41,delapan% pada periode Maret 2026 Bank Raya tetap optimis akan dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis digital secara jangka panjang..
Sebagaimana diberitakan, champion product Bank Raya yaitu Pinang Dana Talangan terus menunjukkan kinerja cemerlangnya.
Pertumbuhan dana murah berhasil didorong oleh Digital Saving yang tumbuh signifikan sebesar 63,sembilan% (yoy) atau mencapai dana Rp2 ,30 triliun..
Jakarta, EWF Praxis – PT Bank Raya Nusantara Tbk (AGRO) mencapai pertumbuhan bisnis berkelanjutan melalui kinerja di Kuartal I/2026 yang semakin solid.
Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya adopsi layanan digital Bank Raya oleh masyarakat, seiring dengan upaya perseroan dalam memperkuat literasi. Selain itu, inklusi keuangan digital. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Tidak hanya itu, Rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 164,71% di atas ketentuan minimum sebesar 100%, ditambah lagi dengan melengkapi Pada Kuartal satu/2026, kondisi likuiditas Bank Raya juga masih terjaga baik, terlihat dari rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang tercatat sebesar 81,64%. Selain itu, rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) tercatat 442,55%,.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Bank Raya terus mendorong peningkatan literasi. Selain itu, inklusi keuangan digital di masyarakat dengan menghadirkan pengalaman bertransaksi yang lebih mudah, menarik, dan bernilai tambah..
Dengan tujuan menghadirkan layanan perbankan digital yang semakin inklusif, mudah diakses,. Selain itu, relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi ekosistem guna membuka peluang pertumbuhan baru di berbagai segmen,menurut pernyataan, ” kata dia., dilakukan “Kami berkomitmen.
Khususnya dalam pengembangan ekosistem digital. Selain itu, peningkatan kualitas layanan kepada nasabah..
Tidak hanya itu, aktif bertransaksi melalui Aplikasi Raya selama periode program yang berlangsung hingga 31 bulan Januari 2027., ditambah lagi dengan melengkapi Program ini memberikan reward kepada nasabah yang meningkatkan saldo.
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Raya terus tumbuh mencapai sebesar senilai Rp8 ,44 triliun yang didorong oleh pertumbuhan dana murah yaitu produk Giro. Selain itu, Tabungan yang mencapai senilai Rp3 triliun atau tumbuh 30,dua% yoy Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
“Pertumbuhan kinerja pada awal tahun 2026 ini mencerminkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi transformasi digital secara terukur. Selain itu, memperkuat bisnis digital secara berkelanjutan.
Di sisi bisnis digital, penyaluran kredit digital tercatat sebesar Rp8 ,empat belas triliun atau tumbuh 29,nol% (yoy).
Pencapaian kinerja Bank Raya sejalan dengan perbaikan yang terus terjadi pada rasio profitabilitas.
Pada Kuartal I/2026, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar senilai Rp6 ,79 miliar, yang diperkuat oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai senilai Rp308 ,35 miliar atau meningkat tujuh,lima% (yoy), dengan pendapatan bunga kredit yang meningkat menjadi sebesar senilai Rp226 ,29 miliar atau tumbuh sebelas,nol% (yoy)..
Selama tiga bulan di awal tahun 2026, Bank Raya telah menyalurkan Pinang Dana Talangan sebesar sebesar Rp7 ,25 triliun, tumbuh sebesar 33,empat% (yoy) atau mencatatkan outstanding sebesar sebesar Rp1 ,lima belas triliun, tumbuh 63,nol% (yoy), yang disalurkan kepada sekitar 52 ribu Agen BRILink. Selain itu, Agen Gadai..
Perkembangan terkait Top! Kredit Digital Bank Raya Tumbuh 29% di Kuartal I-2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Video: Kinerja Solid BSI 2025 dan Berhasil Cetak Laba Rp7,57 Triliun
- Mau Jadi Nasabah Prioritas BRI, Mandiri, BNI? Segini Saldo Minimumnya
