0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Harga emas bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (1/4) namun akhirnya ditutup sedikit melemah setelah pasar menghadapi kombinasi tekanan inflasi, penguatan dolar AS, dan ekspektasi suku bunga tinggi global. Aktivitas perdagangan juga relatif sepi karena banyak pasar di Eropa dan Asia tutup akibat libur nasional.

Pada pukul 16:57 ET (20:57 GMT), spot gold tercatat turun sekitar 0,2% ke level US$4.613,77 per ounce, sementara kontrak gold futures melemah sekitar 0,1% ke posisi US$4.626,75 per ounce. Pergerakan harga yang cenderung dua arah sepanjang sesi mencerminkan tarik-menarik antara faktor teknikal jangka pendek dan sentimen makroekonomi global yang masih mendominasi pasar.

Secara bulanan, harga spot gold turun sekitar 1% sepanjang April, melanjutkan koreksi setelah penurunan hampir 12% pada bulan Maret. Pasar menilai meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat konflik Iran membuat aliran dana lebih banyak bergerak ke dolar AS dibanding emas sebagai aset safe haven.

Ikuti update terbaru seputar harga emas, minyak, forex, dan berbagai informasi trading global lainnya melalui Instagram Equityworld Praxis Official serta kanal media sosial resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis.

Lonjakan harga minyak dunia turut memberikan tekanan tambahan terhadap pasar emas. Konflik Iran disebut menyebabkan gangguan signifikan terhadap pasokan minyak mentah global, sehingga meningkatkan risiko inflasi berbasis energi. Kenaikan harga energi tersebut membuat pelaku pasar semakin berhati-hati terhadap arah kebijakan moneter bank sentral utama dunia.

Tekanan terhadap logam mulia juga datang dari nada hawkish sejumlah bank sentral global. Federal Reserve disebut menyoroti risiko inflasi akibat kenaikan harga energi, sementara European Central Bank, Bank of England, dan Bank of Japan juga memberikan sinyal adanya ruang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Dalam mekanisme pasar, prospek suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan imbal hasil obligasi dan instrumen berbunga lainnya. Kondisi tersebut membuat opportunity cost memegang aset non-yielding seperti emas menjadi lebih besar, sehingga membatasi ruang pemulihan harga logam mulia dalam jangka pendek.

Bagi Anda yang ingin memahami peluang trading emas, minyak, forex, maupun komoditas global lainnya, Anda dapat mencoba simulasi transaksi secara langsung melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi lengkap mengenai layanan dan profil perusahaan tersedia di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.

Pelaku pasar kini akan terus memantau perkembangan konflik Timur Tengah, arah harga minyak dunia, serta komunikasi terbaru dari bank sentral global terkait kebijakan suku bunga yang diperkirakan tetap menjadi faktor utama penggerak pasar emas ke depan. Untuk membaca berita ekonomi dan market terbaru lainnya, kunjungi Newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *