Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Jumat (1/4) setelah muncul harapan baru terkait kemungkinan penyelesaian konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Penurunan terjadi usai Iran dilaporkan mengirim proposal perdamaian terbaru kepada mediator di Pakistan, sehingga memicu ekspektasi pasar bahwa jalur diplomasi masih terbuka.
Kontrak berjangka minyak mentah Amerika Serikat tercatat turun sekitar 3% dan ditutup di level US$101,94 per barel. Sementara itu, minyak acuan global Brent melemah hampir 2% ke posisi US$108,17 per barel. Koreksi harga ini mencerminkan penurunan premi risiko geopolitik setelah pasar mulai mempertimbangkan kemungkinan de-eskalasi konflik di Timur Tengah.
Menurut laporan yang beredar, pejabat Pakistan mengonfirmasi bahwa mediator telah menerima proposal terbaru dari Iran untuk mengakhiri perang dan dokumen tersebut telah diteruskan kepada pihak Amerika Serikat. Informasi ini menjadi sentimen utama yang menggerakkan pasar energi karena arah negosiasi dinilai akan sangat menentukan stabilitas pasokan minyak global.
Ikuti update market terbaru, analisa harga minyak, emas, forex, dan berbagai informasi trading global lainnya melalui Instagram Equityworld Praxis Official serta berbagai kanal media sosial resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis.
Meski demikian, sinyal politik dari Washington masih cenderung campuran. Donald Trump menyatakan dirinya belum puas terhadap proposal yang diajukan Iran. Dalam keterangannya di Gedung Putih, Trump mengatakan Iran memang ingin mencapai kesepakatan, tetapi proposal yang ada dinilai belum memenuhi harapan pihak AS.
Di sisi lain, perhatian pasar juga tertuju pada dinamika politik domestik Amerika Serikat. Trump menghadapi tenggat 60 hari berdasarkan War Powers Resolution terkait keterlibatan militer dalam konflik Iran. Aturan tersebut mewajibkan presiden menarik pasukan setelah 60 hari sejak pemberitahuan kepada Kongres, kecuali mendapat persetujuan resmi untuk melanjutkan operasi militer.
Pelaku pasar kini terus memantau perkembangan diplomasi antara AS dan Iran, termasuk kemungkinan adanya pertemuan lanjutan maupun perubahan sikap dari kedua negara. Setiap sinyal de-eskalasi diperkirakan dapat mengurangi kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global dan mempengaruhi volatilitas harga minyak dalam jangka pendek.
Bagi Anda yang ingin mempelajari peluang trading minyak, emas, forex, maupun komoditas global lainnya, Anda dapat mencoba simulasi transaksi secara langsung melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi lengkap mengenai layanan dan profil perusahaan tersedia di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Untuk membaca berita ekonomi dan market terbaru lainnya, kunjungi Newsmaker.id.
