Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Imbas MSCI, Harta Prajogo Lenyap Rp 69 Triliun di Hari Ulang Tahun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebanyak enam efek ekuitas milik Prajogo kompak berakhir di zona merah yakni Barito Renewables Energy (BREN), Chandra Daya penanaman modal (CDIA), Petrosea (PTRO), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), Barito Pacific (BRPT). Selain itu, Chandra Asri Pacific (TPIA..
Lalu ada CUAN yang 81,90% dimiliki langsung oleh Prajogo dengan nilai total kerugian senilai Rp delapan,74 triliun.
Pengumuman ini datang bertepatan dengan ulang tahun Prajogo Pangestu yang lahir di Kalimantan Barat pada tiga belas pada Mei 1944 yang mana hari ini merupakan ulang tahun ke-84 taipan RI tersebut..
Kemudian ada CDIA. Selain itu, PTRO dengan kerugian yang dirasakan Prajogo masing-masing senilai Rp satu,sebelas triliun dan Rp satu,31 triliun.Terakhir ada BREN yang 64,64% sahamnya dimiliki lewat BRPT, dengan kerugian paling jumbo yakni mencapai Rp 25,31 triliun.Artinya secara total, kerugian Prajogo pada perdagangan hari ini mencapai Rp 69 triliun.
Tak tanggung-tanggung total kerugian yang ditanggung oleh Prajogo ditaksir mencapai Rp 69 triliun menyusul pengumuman MSCI yang mengeluarkan efek ekuitas Grup Barito dalam indeks bergengsi tersebut. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Harta kekayaan Prajogo tercatat dalam trajektori penurunan signifikan, sebelumnya pada Mei lalu 2024 harta kekayaan Prajogo sempat menembus US$ 70 miliar atau setara Rp satu.200 triliun (asumsi kurs Rp tujuh belas.400/US$).
Ambruknya efek ekuitas-efek ekuitas milik Prajogo ikut menyeret IHSG yang anjlok nyaris dua%. Selain itu, turun ke level enam.700-an.efek ekuitas-efek ekuitas milik Prajogo, ditambah lagi dengan masuk dalam sepuluh perusahaan tercatat yang paling membebani kinerja IHSG hari ini.Secara spesifik Prajogo memiliki kepemilikan langsung 71,37% di BRPT dengan kerugian pada perdagangan hari yang ditanggung Prajogo mencapai Rp tiga belas,38 triliun.
Namun kini kekayaannya tercatat ‘hanya’ US$ delapan belas,tujuh miliar (senilai Rp325 triliun) atau lenyap senilai Rp875 triliun dalam dua tahun, mengutip data Forbes Realtime Billionaire..
Kemudian di TPIA Prajogo memiliki lima,03% efek ekuitas secara langsung. Selain itu, 34,63% lewat BRPT dengan total kerugian perdagangan hari ini mencapai Rp sembilan belas,29 triliun.
Hari ini MSCI mengumumkan efek ekuitas BREN, TPIA dan CUAN keluar dari MSCI Global Standard Index..
Pasca portofolio efek ekuitas yang dimilikinya kompak ambruk pada perdagangan hari ini, Rabu (tiga belas/lima/2026), di pasar modal Efek Nusantara (BEI), kemudian Jakarta, EWF Nusantara – Harta orang terkaya RI Prajogo Pangestu kembali turun tajam.
Pasca adanya kabar bahwa Morgan Stanley Capital International., kemudian Secara lebih luas, enam efek ekuitas milik Prajogo membuat kapitalisasi pasar pasar modal lenyap Rp 159 triliun hari ini.Ambruknya efek ekuitas BREN. Selain itu, perusahaan tercatat lain milik Prajogo terjadi Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Perkembangan terkait Imbas MSCI, Harta Prajogo Lenyap Rp 69 Triliun di Hari Ulang Tahun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Pasar Modal RI Kena Gempur Segala Arah, OJK Soroti MSCI dan Timur Tengah
- Bos BRI Ungkap Kondisi Bank RI di 2026 Solid, Ini Buktinya
