Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Rp 17.600/US$, Gubernur BI: Rupiah Masih Stabil yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Stabilitas nilai tukar rupiah bukan tingkat nilai tukar rupiah kita bicara stabilitas, bukan level Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Meskipun secara nilai telah menembus level Rp tujuh belas.660/US$, Perry menekankan, secara gejolak atau volatilitas, kurs rupiah masih mengalami perubahan sekitar lima,empat%..
Nah yang kami dekati sekarang adalah yang kita sebut stabilitas, itulah volatilitas nilai tukar yang averagenya dua puluh hari,” tegas Perry. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Sebagaimana diberitakan, merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul sepuluh.dua puluh WIB melemah satu,lima belas% ke level dana Rp17 .660/US$.
Mendahului libur panjang, terjadi Posisi rupiah saat ini, ditambah lagi dengan semakin menjauh dari penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (tiga belas/lima/2026),.
Tekanan tersebut lebih dalam dibandingkan posisi pembukaan pagi ini, ketika rupiah dibuka melemah nol,97% di posisi sebesar Rp17 .630US$..
Data terkini menunjukkan bahwa jakarta, EWF Praxis – Gubernur Bank Nusantara (BI) Perry Warjiyo menegaskan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga saat ini masih stabil..
Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan masih kuatnya dolar AS di pasar global.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perry menyatakan, BI memang tidak pernah melihat secara khusus level atau nilai tukar rupiah teradap dolar AS pada angka tertentu, menurutnya yang penting bagi BI ada stabilitas pergerakannya..
Saat itu, rupiah ditutup menguat nol,tujuh belas% ke level Rp17 .460/US$..
Sebagaimana diberitakan, disebutkan dalam keterangan, “Kami cek tadi di dalam year to date sampai sekarang lima,empat% yang mana sebenarnya masih stabil,” kata Perry saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (delapan belas/lima/2026). Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Sebagaimana diberitakan, indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau menguat nol,07% ke level 99,353..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagaimana diketahui, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan hari ini, Senin (delapan belas/lima/2026)..
Perkembangan terkait Dolar Rp 17.600/US$, Gubernur BI: Rupiah Masih Stabil akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Emas Naik Menuju $2.720: Faktor Ketidakpastian Geopolitik dan Kebijakan Moneter Mendorong Permintaan Aset Safe Haven
- Asing Borong Saham Ini Saat IHSG Koreksi Dampak Konflik Iran-AS
