Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebagaimana diberitakan, seperti diketahui, pemerintah akan menerapkan aturan baru DHE SDA yang berlaku mulai satu bulan Juni 2026..
Jadi ketika stabilitas harga obligasi terlihat asing nggak ragu masuk.
Jadi itu kita akan jaga ke depan,” katanya..
Sebagai upaya tercapainya imbal hasil atau yield obligasi tetap stabil di tengah arus keluar modal asing., maka Kebijakan intervensi ini dilakukan dalam rangka menjaga,.
Purbaya yakin aturan baru DHE yang segera meluncur pada awal periode Juni ini akan mendorong penguatan rupiah.
Selain aturan DHE, Kementerian Keuangan sebenarnya telah menjalankan program stabilitas rupiah melalui intervensi di pasar obligasi.
Dalam konteks ini, dia, ditambah lagi dengan menyinggung perihal, penerapan kebijakan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan mendorong penguatan pada nilai tukar.
Jakarta, EWF Praxis – pejabat kabinet Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya akan mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp lima belas.000, dari posisi saat ini masih di atas tujuh belas.600..
Nanti kalau itu mulai berjalan kan hasil devisanya nggak lari ke mana-mana atau dari ekspor batu bara, ekspor CPO akan tinggal di sini,” kata Purbaya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, dikutip Senin (25/lima/2026)..
“Bond-nya kan turun kan, yield-nya kan turun jadi asing masih banyak masuk, ditambah lagi dengan bareng sama kita.
Dengan tujuan mendorong penguatan nilai mata uang Garuda, dilakukan Purbaya mengaku mulai minggu depan dirinya akan mengambil langkah baru.
“Minggu depan (minggu ini) ada action dari saya terkait nilai tukar.
Dari paparan Purbaya, sepanjang minggu lalu, pemerintah tercatat telah melakukan intervensi dengan pembelian SBN di pasar sekunder sekitar Rp dua,dua triliun..
Perkembangan terkait Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- IKN Bebas Kabel Semrawut-Lubang Galian Bak Negara Maju, Ini Rahasianya
- Rupiah Loyo Jelang Akhir Pekan, Dolar AS Naik ke Rp16.900
