0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

Harga perak kembali mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (26/5), dengan XAG/USD bergerak turun ke bawah level US$77 per ounce. Pada sesi Eropa, logam mulia tersebut diperdagangkan di kisaran US$75,7 hingga US$76,0 per ounce. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya kehati-hatian investor setelah muncul laporan mengenai serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah target di wilayah selatan Iran, yang mengurangi optimisme pasar terhadap proses pembukaan kembali Selat Hormuz.

Sentimen pasar memburuk setelah laporan menyebutkan bahwa militer AS melancarkan operasi terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal yang diduga terlibat dalam upaya penempatan ranjau di kawasan strategis tersebut. Meski Presiden Donald Trump masih menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan positif, peringatannya mengenai kemungkinan serangan lanjutan apabila negosiasi gagal membuat pelaku pasar tetap fokus pada perkembangan geopolitik yang berubah dengan cepat.

Bagi Anda yang ingin mengikuti perkembangan pasar global dan mendapatkan berbagai informasi investasi terkini, kunjungi website PT Equityworld Futures Praxis Surabaya di https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Informasi terbaru mengenai aktivitas perusahaan dan edukasi pasar juga dapat diakses melalui media sosial resmi di https://linktr.ee/ewfprx.

Dari sisi fundamental, meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia. Risiko terganggunya distribusi minyak global berpotensi mendorong kenaikan harga energi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan tekanan inflasi di berbagai negara. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama masih akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Lingkungan suku bunga yang tinggi cenderung menjadi tantangan bagi perak karena meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbunga dibandingkan aset tanpa imbal hasil. Sejak konflik dimulai, harga perak tercatat telah terkoreksi hampir 20%, meskipun penurunan harga minyak dalam beberapa waktu terakhir sempat membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan memberikan ruang stabilisasi bagi pasar logam mulia.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada perkembangan diplomasi terkait Selat Hormuz, pergerakan harga minyak dunia, serta perubahan ekspektasi kebijakan moneter global. Untuk mencoba pengalaman trading tanpa risiko menggunakan dana virtual, Anda dapat mengakses akun demo di https://demo.ew-futures.com/login. Jangan lupa mengikuti update pasar harian melalui Instagram resmi https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official dan membaca berbagai berita ekonomi terkini di https://www.newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *