0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Harga emas mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Jumat (5/6) setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan hasil yang jauh lebih kuat dibandingkan perkiraan pasar. Kondisi tersebut mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi, sehingga menekan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Dalam perdagangan intraday, harga emas sempat merosot hingga 3,6% ke level US$4.315 per ons.

Sentimen negatif muncul setelah laporan tenaga kerja AS bulan Mei memperlihatkan pertumbuhan lapangan kerja yang solid. Data tersebut meningkatkan keyakinan bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama guna mengendalikan inflasi. Prospek suku bunga yang tetap tinggi menjadi faktor yang kurang menguntungkan bagi emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Untuk mendapatkan update pasar keuangan, komoditas, dan investasi global setiap hari, kunjungi portal berita resmi kami di https://www.newsmaker.id. Anda juga dapat mengikuti perkembangan pasar terkini melalui Instagram resmi perusahaan di https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official.

Tekanan terhadap emas semakin besar karena reli panjang yang berlangsung sejak awal tahun mulai kehilangan momentum. Setelah sempat mencatat rekor harga mendekati US$5.600 per ons pada Januari, banyak investor memilih melakukan aksi ambil untung. Kekhawatiran terhadap inflasi yang masih bertahan serta meningkatnya kemungkinan pengetatan kebijakan moneter turut mempercepat gelombang penjualan di pasar logam mulia.

Pelaku pasar saat ini mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan pada penghujung tahun. Pandangan tersebut diperkuat oleh sejumlah komentar pejabat Federal Reserve yang menilai inflasi masih memerlukan perhatian serius. Pergeseran ekspektasi tersebut membuat pasar menjadi lebih hawkish dan mendorong investor beralih ke aset yang menawarkan tingkat pengembalian lebih tinggi.

Selain tekanan dari pasar obligasi dan dolar AS, pelemahan emas juga dipengaruhi oleh aksi jual di berbagai kelas aset lainnya. Beberapa investor dilaporkan melepas kepemilikan emas untuk menutupi kerugian pada instrumen lain, termasuk saham sektor teknologi yang mengalami koreksi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan investasi dan perdagangan berjangka, kunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya di https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Akses juga seluruh kanal informasi perusahaan melalui https://linktr.ee/ewfprx serta nikmati pengalaman simulasi trading menggunakan akun demo gratis di https://demo.ew-futures.com/login.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *