
Hargaย emas berhasil menguat pada awal pekan setelah mengalami tekanan selama tiga hari berturut-turut. Penguatan ini sekaligus menghentikan penurunan dari level terendah dalam lebih dari satu pekan. Meski demikian, pergerakan XAU/USD masih terlihat terbatas karena pelaku pasar belum sepenuhnya kembali memburu aset safe haven di tengah ketidakpastian global yang masih berkembang.
Sentimen positif bagi emas datang dari melemahnya harga minyak setelah Qatar dan Pakistan mengumumkan peta jalan diplomatik selama 60 hari guna mendorong tercapainya kesepakatan akhir antara Amerika Serikat dan Iran. Jika proses negosiasi tersebut berjalan lancar, risiko gangguan pasokan energi global dapat berkurang sehingga tekanan inflasi dan kebutuhan pengetatan kebijakan moneter yang agresif juga berpotensi mereda.
Untuk mendapatkan informasi pasar terkini, edukasi investasi, dan berbagai update seputar dunia trading, ikuti media sosial resmi kami melalui https://linktr.ee/ewfprx atau kunjungi Instagram resmi di https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official.
Meski ada harapan dari jalur diplomasi, risiko geopolitik masih menjadi faktor yang menjaga minat terhadap emas. Iran kembali menuding Amerika Serikat dan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata, sementara ancaman penutupan Selat Hormuz kembali mencuat akibat berlanjutnya konflik di kawasan. Situasi ini membuat permintaan terhadap aset lindung nilai tetap bertahan, meskipun belum cukup kuat untuk mendorong reli emas yang lebih signifikan.
Di sisi lain, dolar AS masih memperoleh dukungan dari tingginya ketidakpastian global, termasuk meningkatnya eskalasi konflik di Ukraina. Penguatan dolar membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga ruang kenaikan logam mulia tersebut cenderung terbatas dalam jangka pendek.
Bagi investor yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai peluang investasi dan layanan trading, PT Equityworld Futures Praxis Surabaya menyediakan berbagai informasi melalui https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Anda juga dapat mencoba simulasi transaksi menggunakan akun demo gratis di https://demo.ew-futures.com/login untuk memahami fitur trading sebelum memasuki pasar yang sesungguhnya.
Selain faktor geopolitik, perhatian pasar kini tertuju pada arah kebijakan Federal Reserve. Ekspektasi bahwa suku bunga AS masih berpotensi naik hingga akhir tahun menjadi hambatan utama bagi emas yang tidak menawarkan imbal hasil. Selama prospek kebijakan moneter tetap hawkish dan dolar AS bertahan kuat, pemulihan harga emas diperkirakan masih rentan. Investor pun akan terus memantau perkembangan hubungan AS-Iran, kondisi Selat Hormuz, pernyataan pejabat FOMC, serta pergerakan dolar AS sebagai penentu arah pasar selanjutnya. Untuk membaca berita dan analisis pasar lainnya, kunjungi https://www.newsmaker.id.
