0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Tekanan Jual Asing Masih Besar, Sesi 1 Net Sell Rp 777,1 Miliar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kemudian disusul PT Timah Tbk (TINS) sebesar senilai Rp78 ,lima miliar. Selain itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) senilai senilai Rp17 ,enam miliar.

Jakarta, EWF Praxis – Investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih (net sell) di pasar efek ekuitas Nusantara pada perdagangan sesi I Senin (22/enam/2026), meski Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) dibuka menguat. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..

Sementara itu, efek ekuitas PT Telkom Nusantara (Persero) Tbk (TLKM), ditambah lagi dengan masuk dalam daftar efek ekuitas yang paling banyak dijual asing dengan nilai mencapai Rp77 ,enam miliar.

Di sisi lain, efek ekuitas-efek ekuitas berbasis komoditas justru menjadi incaran investor asing Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memimpin daftar top foreign buy dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp97 ,satu miliar. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..

Di posisi berikutnya terdapat PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat net sell senilai Rp115 ,tiga miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar senilai Rp100 ,enam miliar. Selain itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai senilai Rp82 ,tujuh miliar..

Berdasarkan data perdagangan hingga penutupan sesi pertama, investor asing membukukan pembelian efek ekuitas senilai dana Rp2 ,empat triliun.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa aksi jual asing terbesar terjadi pada efek ekuitas perbankan berkapitalisasi besar Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..

Adapun PT Bank Negara Nusantara (Persero) Tbk (BBNI) mencatat net sell nominal Rp50 ,tiga miliar..

Tidak hanya itu, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp32 ,tiga miliar., ditambah lagi dengan melengkapi Selain sektor perbankan, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp41 ,sembilan miliar, PT Adaro Andalan Nusantara Tbk (AADI) Rp37 ,empat miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp33 ,tujuh miliar,.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama Senin (22/enam/2026), IHSG anjlok satu,25% atau turun 77,21 poin ke level enam.099,92..

Efek ekuitas lain yang turut diburu asing antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Alamtri Resources Nusantara Tbk (ADRO), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL),. Selain itu, PT Vale Nusantara Tbk (INCO)..

Sementara itu, Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona merah meski sejumlah sentimen pasar mulai membaik.

Dampak dari Namun, nilai penjualan mencapai nominal Rp3 ,dua triliun adalah tercatat net sell sebesar nominal Rp771 ,satu miliar di seluruh pasar. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..

Efek ekuitas PT Bank Rakyat Nusantara (Persero) Tbk (BBRI) menjadi efek ekuitas yang paling banyak dilepas asing dengan nilai jual bersih mencapai nominal Rp126 ,delapan miliar. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Sebagaimana diberitakan, berdasarkan data pasar modal Efek Nusantara (BEI) melalui aplikasi IDX Mobile pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di area positif dengan level pembukaan di enam.217,05..

Perkembangan terkait Tekanan Jual Asing Masih Besar, Sesi 1 Net Sell Rp 777,1 Miliar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *