0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

Harga minyak bergerak sedikit menguat pada perdagangan Jumat (03/07), tetapi secara mingguan masih relatif terbatas. Investor terus mencermati perkembangan upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, terutama karena keberhasilan negosiasi dapat membantu menjaga kelancaran pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Brent naik 25 sen atau 0,35% ke US$72,05 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) hanya bertambah 1 sen menjadi US$68,70 per barel.

Pergerakan harga yang cenderung terbatas juga dipengaruhi oleh perdagangan pasar Amerika Serikat yang ditutup lebih awal menjelang libur Hari Kemerdekaan. Sehari sebelumnya, kedua acuan minyak tersebut sempat menyentuh level terendah sejak sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada akhir Februari. Penurunan itu mencerminkan berkurangnya premi risiko geopolitik setelah sebagian arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz mulai kembali normal.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai profil perusahaan, produk, serta layanan perdagangan berjangka, Anda dapat mengunjungi Website Resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya. Berbagai kanal media sosial dan informasi perusahaan juga tersedia melalui Linktree Equityworld Futures Praxis.

Sebagian aktivitas pelayaran di Selat Hormuz telah kembali berjalan setelah adanya kesepakatan awal antara Washington dan Teheran. Meski demikian, ketidakpastian masih tinggi setelah kedua negara kembali terlibat dalam aksi saling serang pada akhir pekan lalu, menyusul serangan Iran terhadap sebuah kapal kargo. Situasi tersebut membuat pasar tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan baru terhadap jalur pelayaran yang menjadi salah satu rute energi terpenting dunia.

Membaiknya prospek pengiriman minyak turut mendorong produsen di kawasan Teluk meningkatkan produksi. Kuwait dilaporkan menaikkan produksinya secara signifikan menjadi sekitar 1,65 juta barel per hari pada Juni, dibandingkan 580.000 barel per hari pada Mei. Di sisi lain, sedikitnya lima supertanker yang membawa total sekitar 10 juta barel minyak Saudi telah keluar dari Selat Hormuz. Saudi Aramco juga mulai beralih ke harga spot dari kontrak jangka panjang untuk mempercepat penjualan minyak ke pasar Asia.

Bagi Anda yang ingin mengenal fitur perdagangan melalui simulasi, Demo Akun Trading Equityworld Futures dapat digunakan untuk mencoba fitur trading. Sementara itu, informasi dan pembaruan terkini mengenai aktivitas perusahaan dapat dipantau melalui Instagram Equityworld Praxis Official.

Meningkatnya ketersediaan minyak kemudian mengubah struktur pasar dari backwardation menjadi contango. Kondisi contango terjadi ketika harga kontrak jangka pendek berada di bawah kontrak untuk periode yang lebih panjang, yang umumnya menunjukkan kekhawatiran terhadap kelangkaan pasokan mulai berkurang. Spread antara kontrak Brent terdekat dan kontrak enam bulan ke depan juga berubah negatif pada 1 Juli untuk pertama kalinya tahun ini. Meski demikian, risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang. Jika negosiasi AS-Iran kembali menemui jalan buntu atau terjadi serangan terhadap kapal, premi risiko dapat kembali masuk ke harga minyak. Untuk mengikuti berita ekonomi dan perkembangan pasar terbaru, Anda dapat mengunjungi Newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *