Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Tertekan, Dolar Singapura Dekati Level Rp14.000 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
// .
Jakarta, EWF Praxis –Β Tekanan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan merembet ke mata uang negara tetangga, yakni dolar Singapura. Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Merujuk data Refinitiv, pada perdagangan Senin (enam/tujuh/2026) per pukul empat belas.00 WIB, rupiah terpantau mengalami pelemahan sebesar nol,tujuh belas% ke level dana Rp13 .911/SGD.Β .
Dengan tujuan pertama kalinya pada 29 Mei lalu 2026., dilakukan Sebelumnya, rupiah, ditambah lagi dengan sempat menembus level psikologis tersebut secara intraday.
Pada pukul tiga belas.44 WIB, rupiah melemah nol,31% ke level nominal Rp18 .000/US$, kembali menyentuh level psikologis yang terakhir ditempati pada sembilan periode Juni 2026. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat neraca perdagangan Nusantara mengalami defisit US$satu,61 miliar pada periode Mei 2026, sekaligus mengakhiri tren surplus selama 72 bulan beruntun..
Dampak dari Hal ini disebabkan oleh sebelumnya sempat ditembus pada awal periode Juni 2026. Adalah Level ini menjadi perhatian pasar.
Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring pelemahan mata uang Garuda terhadap dolar AS.
Terakhir kali rupiah bergerak di atas senilai Rp14 .000/SGD terjadi pada sembilan periode Juni 2026, ketika mata uang Garuda ditutup di level senilai Rp14 .020/SGD.
Sebagaimana diberitakan, pasca neraca perdagangan Nusantara kembali mencatat defisit, kemudian Selain faktor eksternal, tekanan terhadap rupiah, ditambah lagi dengan datang dari dalam negeri.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa dengan posisi ini,Β rupiah kembali melemah mendekati level psikologis senilai Rp14 .000/SGD Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Perkembangan terkait Rupiah Tertekan, Dolar Singapura Dekati Level Rp14.000 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Perak Melemah Tipis, Dolar Menguat dan Tekan Momentum Bullish XAG/USD
- Sempat Balik Arah, Ini Penyebab IHSG Gagal Tutup di Zona Hijau
