0 0
Read Time:2 Minute, 17 Second

Newsmaker.id – Harga emas bergerak relatif stabil di atas US$4.100 per troy ounce pada perdagangan Kamis (23/7) menjelang pembukaan sesi Eropa. XAU/USD masih berada dalam fase konsolidasi dan bertahan tidak jauh dari level tertinggi lebih dari dua pekan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih menahan posisi sambil menunggu perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat dan situasi geopolitik global.

Salah satu faktor yang membatasi penguatan emas adalah meningkatnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve. Eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran mendorong harga minyak ke level tertinggi sejak 11 Juni, sehingga kekhawatiran mengenai inflasi kembali meningkat. Kondisi tersebut turut menjaga imbal hasil Treasury AS pada level tinggi dan membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi relatif kurang menarik.

Ingin mengikuti informasi pasar dan perkembangan terbaru dari PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya? Anda dapat mengunjungi Linktree resmi EWF Praxis untuk mengakses berbagai kanal media sosial perusahaan dalam satu halaman.

Risiko geopolitik juga semakin melebar setelah Amerika Serikat dan Iran kembali melakukan serangan untuk malam ke-12 berturut-turut. Pada saat yang sama, kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran membuka potensi front baru dengan mengumumkan blokade terhadap jalur pelayaran utama di Laut Merah. Jalur tersebut memiliki peran penting dalam perdagangan energi global karena menjadi salah satu rute pengiriman minyak dunia.

Kekhawatiran mengenai gangguan pasokan energi semakin meningkat setelah aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz dilaporkan turun cukup signifikan. Jika harga energi terus meningkat, tekanan inflasi berpotensi kembali menguat dan dapat membuat bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Situasi tersebut menjadi dilema bagi investor emas karena risiko geopolitik biasanya meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, tetapi inflasi yang tinggi justru dapat memperkuat ekspektasi suku bunga.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai produk dan profil PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya, informasi lengkap dapat dilihat melalui website resmi EWF Praxis Surabaya. Anda juga dapat mengikuti Instagram resmi Equityworld Praxis untuk mendapatkan informasi dan pembaruan terbaru.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang lebih dari 90% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Ekspektasi tersebut turut menjaga yield Treasury AS tetap tinggi, dengan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun berada dekat level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Meski demikian, pelemahan dolar AS masih memberikan sedikit dukungan terhadap emas dan membantu membatasi potensi penurunan XAU/USD.

Dampaknya ke market, emas masih berada dalam fase konsolidasi karena pelaku pasar menghadapi dua sentimen yang saling berlawanan. Ekspektasi kenaikan suku bunga dan yield tinggi menjadi penghambat kenaikan emas, sementara pelemahan dolar AS serta meningkatnya ketegangan geopolitik tetap menjadi faktor pendukung. Selanjutnya, investor akan mencermati data klaim pengangguran mingguan AS, keputusan kebijakan European Central Bank, serta perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi meningkatkan volatilitas harga emas dalam jangka pendek. (asd)

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *